Eks-Kepala Staf Israel: Iran Bertahan dari Tekanan Besar, Kini Pegang Kendali
Moshe Ya'alon mengomentari prospek kesepakatan baru antara Amerika Serikat dan Iran yang menurutnya justru menguntungkan Teheran.
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
"Saya mengenal Yudea dan Samaria seperti telapak tangan saya. Apa yang terjadi di sana akan dikenang selamanya," ujarnya.
Menurut Ya'alon, telah terjadi berbagai tindakan kekerasan, termasuk pelanggaran, penembakan, dan pembunuhan terhadap warga Palestina.
Ia juga mengkritik lemahnya penegakan hukum dengan menyatakan bahwa tidak ada pelaku yang ditangkap dan tidak terlihat kehadiran aparat kepolisian.
"Ada pelanggaran, penembakan, dan pembunuhan terhadap warga Palestina, dan tidak ada yang ditangkap. Tidak ada polisi. Terjadi pembantaian," kata Ya'alon.
Pernyataan mantan pejabat tinggi Israel tersebut menjadi sorotan karena tidak hanya menyinggung dinamika hubungan AS-Iran, tetapi juga memberikan kritik terbuka terhadap situasi keamanan dan penegakan hukum di Tepi Barat, isu yang terus menjadi perhatian dalam konflik Israel-Palestina.