Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Hari ke-110 Perang Iran: Teheran Ancam Respons Keras Jika Israel Terus Serang Lebanon

Iran mengancam respons keras jika Israel terus menyerang Lebanon. Konflik ini berisiko menggagalkan kesepakatan AS-Iran.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Hari ke-110 Perang Iran: Teheran Ancam Respons Keras Jika Israel Terus Serang Lebanon
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
IRAN - Potret bendera Iran. Memasuki hari ke-110 perang Iran, Teheran memperingatkan bahwa serangan Israel di Lebanon dapat memicu respons keras sekaligus mengancam kesepakatan yang sedang dirundingkan dengan Amerika Serikat. 
Memuat video…

"Saya sangat senang dengan kesepakatan yang telah dicapai," ujar Carney kepada CNN.

Meski demikian, rincian resmi dari perjanjian tersebut hingga kini masih belum dipublikasikan kepada publik.

AS Janjikan Manfaat Besar untuk Iran

Baca juga: Rahasia Terbongkar! Ini Bocoran 14 Poin Kesepakatan AS-Iran, Bahas Akhir Perang hingga Cabut Sanksi

Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance menegaskan bahwa Iran berpeluang memperoleh keuntungan ekonomi yang signifikan apabila mematuhi seluruh ketentuan perjanjian.

Menurut Vance, kesepakatan itu memiliki syarat yang sederhana.

Iran tidak boleh mengembangkan senjata nuklir.

Selat Hormuz harus tetap terbuka bagi lalu lintas perdagangan internasional.

Selain itu, Teheran harus menghentikan pendanaan terhadap kelompok-kelompok bersenjata di kawasan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jika mereka berhenti mendanai terorisme, mereka bisa mendapatkan manfaat nyata," kata Vance.

"Jika mereka tidak melakukan hal-hal itu, mereka tidak akan mendapatkan apa pun."

Ia bahkan menambahkan bahwa "Amerika Serikat menang dalam situasi apa pun".

Warga Israel Masih Menolak Kesepakatan

Di Israel, dukungan publik terhadap kesepakatan AS-Iran ternyata masih sangat rendah.

Survei lembaga penyiaran publik Israel, Kan, menunjukkan hanya 18 persen warga yang mendukung perjanjian tersebut.

Sebanyak 55 persen responden menyatakan menolak.

Survei yang sama juga menemukan sekitar 70 persen warga Israel masih menganggap Iran sebagai ancaman serius meskipun berbagai operasi militer telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir.

Baca juga: Iran Ancam Keras Akan Habisi Israel jika Tak Hentikan Agresi di Lebanon Selatan

Hasil tersebut memperlihatkan bahwa resistensi politik terhadap kesepakatan masih cukup kuat di dalam negeri Israel.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas