Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Persiapan Kehamilan

Persiapan Kehamilan, Jangan Lewatkan 5 Hal Ini Kalau Anda Ingin Cepat Tokcer

Persiapan kehamilan yang dilakukan secara tepat dan benar dapat memperlancar program hamil yang tengah dijalankan.

BizzInsight
Persiapan Kehamilan, Jangan Lewatkan 5 Hal Ini Kalau Anda Ingin Cepat Tokcer
Shutterstock
Ilustrasi pasangan yang berhasil hamil berkat persiapan kehamilan yang tepat. 

TRIBUNNEWS.COM - Kehamilan adalah salah satu momen yang begitu ditunggu-tunggu banyak pasangan. Saking dinantinya, tidak sedikit pasangan yang rela melakukan apapun saat persiapan kehamilan agar segera mendapatkan momongan.

Sayangnya kehamilan tak bisa hadir sesuai keinginan. Bahkan, tidak sedikit pula pasangan yang terpaksa harus bersabar lebih lama.

Menurut Head of Medical Marketing KALBE Nutritionals dr. Muliaman Mansyur, ada beberapa indikator yang menyebabkan pasangan suami istri sulit mendapatkan momongan. “Pada suami adalah faktor sperma tidak bagus,” kata dr. Muliaman Mansyur.

Sementara itu, untuk wanita ada beberapa hal yang bisa menyebabkan sulit hamil, seperti masalah pada sistem reproduksi, faktor umur, diet berlebih, dan stres. Ia juga tidak menampik, mengkonsumsi minuman beralkohol dan merokok juga menghambat program kehamilan yang tengah dijalani.

Sedangkan waktu yang tepat untuk program hamil, dr.Muliaman Mansyur mengungkapkan, setiap pasangan suami istri perlu melakukan persiapan kehamilan sejak beberapa bulan sebelumnya. “Idealnya seorang wanita harus mempersiapkan kehamilan dalam 3-4 bulan sebelumnya,” ujarnya.

Selain itu, agar berjalan sukses, berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat melakukan program hamil.

Mengendalikan stres itu penting!

Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat persiapan kehamilan adalah mengendalikan stres. Dikutip dari Verywellfamily, stres akut dapat mempengaruhi tingkat kesuburan pasangan suami istri.

“Stres dapat mengurangi kesuburan. Karena pada saat stres Anda tidak punya gairah untuk berhubungan suami istri dan mengacaukan hormon kehamilan,” jelas dr.Muliaman.

Adapun hal yang bisa dilakukan untuk terhindar dari stres saat program hamil adalah banyak melakukan komunikasi bersama pasangan, dan menikmati setiap prosesnya.

“Yang perlu dilakukan agar terhindar dari stres saat persiapan kehamilan adalah mengalir sesuai apa adanya. Artinya, jangan terlalu memaksa dan membebani pikiran Anda harus hamil setiap berhubungan. Habiskan banyak waktu dan komunikasi dengan pasangan Anda untuk meningkatkan rasa saling memiliki dan mencoba untuk semakin memahami satu sama lain,” jelasnya.

Jangan mager yah, harus rutin berolahraga

Tak hanya baik bagi kebugaran tubuh, olahraga juga penting ketika mempersiapkan program hamil. Beberapa studi mengatakan, berolahraga rutin akan menjaga dan meningkatkan kesuburan.

Bagi istri, olahraga teratur dapat melancarkan proses ovulasi serta membantu tubuh untuk dapat menyambut kehamilan dan persalinan.

Adapun olahraga yang baik untuk persiapan kehamilan antara lain jogging, bersepeda, berenang, dan yoga. Anda bisa melakukan salah satu olahraga tersebut idealnya selama 30 menit dan lakukan 2-3 kali seminggu.

Rajin pantau masa subur

Dalam mempersiapkan kehamilan, Anda dan pasangan perlu mengetahui masa subur kalian. Dengan mengetahui masa subur, maka potensi untuk mendapatkan momongan akan semakin besar.

dr. muliaman menjelaskan ada beberapa cara yang dilakukan untuk mengetahui masa subur wanita. Pertama, melakukan USG, dan kedua, menggunakan kalender untuk mencatat siklus haid.

“Secara umum, wanita yang sedang dalam masa ovulasi biasanya akan mengalami kram ringan di perut, nyeri payudara, perut terasa kembung, keputihan, peningkatan suhu tubuh, serta peningkatan gairah seksual,” dr. Muliaman.

Dikutip dari Healthy Male, untuk pria umumnya dilihat dari kuantitas dan kualitas sperma. Apabila jumlah sperma rendah serta kualitasnya buruk, ada kemungkinan hal ini menjadi penyebab wanita susah hamil.

Jaga kemesraan hubungan seksual dengan suami

Jaga kemesraan hubungan seksual dengan suami merupakan salah satu faktor penting dalam program hamil.
Jaga kemesraan hubungan seksual dengan suami merupakan salah satu faktor penting dalam program hamil. (Shutterstock)

Yang tidak kalah penting saat program hamil adalah menjaga kemesraan hubungan seksual dengan suami. Anda bisa memanfaatkan masa subur sebagai momentum tepat untuk melakukan hubungan suami istri.

“Biasanya adalah kalau wanita siklus haid teratur 28 hari, maka masa ovulasi (subur) di hari ke 12-14. Saat inilah yang paling bagus untuk berhubungan agar terjadi kehamilan,” jelasnya.

Dikutip dari healthline, agar Anda cepat hamil sebenarnya tidak ada gaya atau posisi khusus saat berhubungan intim. Sebab selama sperma masuk ke dalam vagina, Anda bisa memiliki kesempatan untuk hamil.

Meskipun begitu, posisi misionaris (pria di atas) dan doggie (pria di belakang) bisa memberi kemudahan bagi sperma untuk berenang ke sel telur. Dua gaya tersebut memungkinkan penetrasi menjadi lebih dalam dan membawa sperma lebih dekat ke serviks.

Adapun untuk frekuensinya, bisa dilakukan 2-3 kali sehari. Akan tetapi, sangat disarankan untuk berhubungan intim sehari atau dua hari sekali ketika masa subur.

“Jika program kehamilan sudah lebih 1 tahun dan belum hamil walau rutin melakukan hubungan suami istri, maka harus diperiksa ke dokter untuk mencari penyebab lain, atau perlu tambahan nutrisi khusus untuk periode ini,” ujar dr. Muliaman Mansyur.

Lengkapi asupan nutrisi yang baik untuk program hamil

dr. Muliaman Mansyur menambahkan, wanita bisa cepat hamil jika menjalankan gaya hidup sehat, tidak mengkonsumsi makanan dan minuman sembarangan, serta menjalankan pola makan seimbang dengan nutrisi makro dan nutrisi mikro yang cukup

Kebutuhan makronutrisi bisa dengan mengonsumsi cukup protein (daging merah, ikan, ayam, susu, dan kacang-kacangan), karbohidrat (nasi, mie, jagung, dan roti), dan lemak (yang terkandung dalam protein dan proses memasak). Sedangkan untuk nutrisi mikro bisa didapatkan dengan mengonsumsi sayuran dan buah-buahan.

Sementara itu, untuk asupan yang perlu dihindari adalah makanan mentah, ikan yang terkontaminasi polusi pabrik, telur mentah, makanan yang diasap, kerang dan ikan mentah, kopi, serta alkohol.

“Makin lengkap, jangan lupa makan 3x sehari dan konsumsi susu persiapan hamil yang kaya nutrisi makro dan nutrisi mikro untuk membantu kesiapan organ reproduksi dan fisik untuk hamil,” ujar dr. Muliaman Mansyur.

Prenagen Esensis susu persiapan hamil

Hadir dengan kandungan yang dibutuhkan dalam mempersiapkan kehamilan, PRENAGEN esensis merupakan susu persiapan hamil rendah lemak yang mengandung nutrisi makro: karbohidrat, protein, lemak, dan nutrisi mikro: asam folat, zinc, kalsium, fosfor, magnesium, dan vitamin D untuk membantu pemenuhan nutrisi bagi mereka yang sedang merencanakan kehamilan, karena penyerapan nutrisi mikro membutuhkan nutrisi makro yang jumlahnya tepat dan seimbang.

Dilengkapi 3 pilihan rasa yaitu Velvety Chocolate, French Vanilla, dan Groovy Mocha pastinya akan membuat Anda semakin nikmat saat mengkonsumsi PRENAGEN esensis. Agar serapan nutrisi lebih maksimal, susu persiapan hamil PRENAGEN esensis bisa dikonsumsi sebanyak dua kali sehari.

Diharapkan dengan mengendalikan stres, rutin berolahraga, rajin pantau masa subur, menjaga kemesraan, dan melengkapi nutrisi yang diperlukan bisa mempermudah persiapan kehamilan yang sedang Anda dan pasangan lakukan demi mendapatkan Si Buah Hati yang diidam-idamkan.

Penulis: Dea Duta Aulia/Editor: Firda Fitri Yanda

Ikuti kami di
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas