Dokter Agung Ungkap Peredaran Obat Palsu di Apotek dan Rumah Sakit
Produsen dapat memberikan obat langsung ke beberapa apotek, hingga menitip ke dokter tanpa diketahui pemerintah.
Penulis:
Amriyono Prakoso
Editor:
Hasanudin Aco
Warta Kota/Banu Adikara
Penyidik Polda Metro Jaya dengan sejumlah barang bukti obat palsu yang ditemukan dalam penggerbekan di Sepatan, Tangerang, beberapa waktu lalu.
"Ini semua agar tidak lagi terulang kasus yang sama. Kami tidak inginlah penerus generasi Indonesia diberikan vaksin palsu oleh orang yang tidak bertanggung jawab," kata Nursuhud.
Panja juga diharapkan tidak menggelar rapat secara tertutup karena akan luput dari pengawasan dan akan ada reduksi makna dalam menyelesaikan masalah vaksin palsu.
"Yang jelas, orang-orang yang ada di Panja ini kredibel atau tidak? Jangan sampai sama seperti yang ada di Satgas yang ketuanya justru orang dirjen," tambahnya.
Jika, orang-orang yang berada di Panja Vaksin Palsu banyak yang tidak kredibel, maka sikap untuk merekomendasikan hasil kepada pemerintah tidak akan maksimal.
Berita Populer
Baca tanpa iklan