Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Masalah Kolesterol Mengintai Anak yang Terbiasa Santap Junk Food

Kolesterol tinggi jadi momok menakutkan bagi orang dewasa. Sebab, dapat memicu masalah kesehatan serius yang mengakibatkan kematian.

Masalah Kolesterol Mengintai Anak yang Terbiasa Santap Junk Food
NET
Junk food ok 

TRIBUNNEWS.COM - Kolesterol tinggi jadi momok menakutkan bagi orang dewasa. Sebab, dapat memicu masalah kesehatan serius yang mengakibatkan kematian. Jantung dan stroke misalnya.

Umumnya kolesterol tinggi dialami oleh orang dewasa. Tapi anak-anak juga tak luput darinya selama menjalani gaya hidup tidak sehat. Misal jarang mengonsumsi makanan cepat saji atau junk food yang rendah serat.

Untuk orang dewasa, normalnya kadar kolesterol adalah 220 mg/dL, jika sudah melalui angka itu maka dapat dikatakan sebagai kolesterol tinggi.

"Sesungguhnya kolesterol adalah lemak yang disirkulasikan di dalam darah," ujar dr. Najib Advani SpA (K) seperti dikutip dari Tabloid Nakita.

Ada dua jenis kolesterol, yaitu HDL (High-Density Lipoproteini) disebut juga kolesterol baik dan LDL (Low Density Lipoprotein) atau kolesterol jahat.

Kedua jenis kolesterol ini sangat dibutuhkan karena manfaatnya, yaitu untuk metabolisme tubuh, melindungi saraf, membangun jaringan sel, serta memproduksi beberapa jenis hormon tertentu.

"Namun, jika kadar LDL terlalu tinggi, kehadirannya dapat menyumbat pembuluh darah. Penyumbatan ini dapat berlangsung sejak anak masih kecil hingga dewasa," jelas Najib dari RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Kadar LDL yang terlalu tinggi disebut dengan istilah hiperkolesterolemia, yang mana dapat memicu penyakit seperti gangguan pembuluh darah, jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.

Sebaliknya, jika kadar kolesterol HDL tinggi, ini yang diharapkan karena salah satu fungsinya adalah melarutkan kolesterol jahat (LDL).

Jika kadar normal kolesterol orang dewasa adalah 220 mg/dL. Untuk anak, kadar kolesterol total dalam darah yang diperbolehkan adalah sekitar 170 mg/dL dengan kadar LDL kurang dari 110 mg/dL.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Willem Jonata
Sumber: Nakita
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas