Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Berhenti Konsumsi Junk Food?

Yang paling terasa adalah mudah marah dan sakit kepala tak tertahankan. Ini adalah efek dari gejala penarikan

Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Berhenti Konsumsi Junk Food?
COMMUNITYTABLE.COM
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Jika selama ini kamu sangat sering mengonsumsi junk food lalu tiba-tiba harus berhenti konsumsi, pasti akan ada efek yang dirasakan tubuh.

Yang paling terasa adalah mudah marah dan sakit kepala tak tertahankan. Ini adalah efek dari gejala penarikan (withdrawal).

Baca: Militer China Diperintahkan Siap Berperang

Riset menyebutkan, mereka yang berhenti mengonsumsi makanan olahan, seperti keripik dan kue, mengalami gejala penarikan fisik dan psikologis seperti orang yang berhenti merokok.

Gejala ini akan menyebabkan perubahan suasana hati, mengidam, kecemasan, sakit kepala dan terganggunya tidur.

Gejala ini akan terjadi secara intensif antara dua dan lima hari setelah mengurangi konsumsi junk food.

Demikian menurut studi yang diterbitkan dalam Jurnal Appetite. Penelitian tersebut melibatkan 200 orang yang pola makannya diikuti dalam satu tahun terakhir.

Peserta juga diminta mengisi kuesioner untuk menilai gejala penarikan. Penilaian yang disebut Highly Processed Food Withdrawal Scale ini diadaptasi dari tes yang dipakai untuk mengukur gejala penarikan dari obat-obatan.

Erica Schulte, pemimpin riset, mengatakan riset ini adalah yang pertama kali menunjukkan orang dapat mengalami penarikan dari makanan.

Lebih lanjut, penelitian ini membuktikan bahwa makanan yang diproses, yang biasanya mengandung kadar gula berlebihan, dapat menyebabkan kecanduan.

Sayangnya, terdapat beberapa kekurangan dalam riset ini. Peserta diminta untuk mengingat kembali gejala yang mereka alami, sehingga ada kemungkinan tidak semua orang ingat gejala penarikan yang dialami secara akurat.

Apalagi, riset ini tidak mempelajari intensitas penarikan atau meneliti apakah mereka yang mengalami gejala ini berhenti mengonsumsi junk food secara keseluruhan atau hanya menguranginya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Yang Terjadi Pada Tubuh saat Berhenti Konsumsi "Junk Food"" 

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas