Tribun Kesehatan

Operasi Katarak Gratis

Angka Kebutaan Katarak di Indonesia Masih Tinggi

Kebutaan katarak masih menjadi masalah kesehatan di kalangan masyarakat Indonesia. Katarak merupakan penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan

BizzInsight
Angka Kebutaan Katarak di Indonesia Masih Tinggi
Istimewa
Pasien katarak yang akan menjalani operasi katarak gratis di RS Graha Husada Jepara 

TRIBUNNEWS.COM – Kebutaan katarak masih menjadi masalah kesehatan di kalangan masyarakat Indonesia. Katarak merupakan penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan di lndonesia dan di dunia.

Di Indonesia saja, tiap tahun penderita mata katarak semakin banyak, dan mayoritas penderita ini adalah orang tua. Seperti Rusadi (64), seorang warga Desa Rengging, Kecamatan Pecanggan, Kabupaten Jepara mengaku telah menderita katarak selama empat tahun.

"Sebelumnya sudah berobat, tapi belum operasi karena tidak ada biaya dan belum punya BPJS. Alhamdulillaah sekarang bisa ikut operasi katarak gratis dari Sido Muncul dan Hariyanto Arbi ini," ungkapnya.

Menyikapi hal ini, dari Sido Muncul tiap tahunnya selalu memberikan operasi katarak gratis. Kali ini, bersama Kuku Bima Energi, mereka memberikan operasi katarak gratis pada 35 pasien di Rumah Sakit Graha Husada Jepara.

Dalam penyelenggaraan operasi katarak gratis tersebut, Sido Muncul memang menggandeng Yayasan Bakti Hariyanto Arbi, RS Graha Husada Jepara, dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Jawa Tengah.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menjelaskan, Operasi Katarak Gratis Sido Muncul telah memasuki tahun kedelapan. Operasi katarak gratis yang merupakan program CSR Sido Muncul tersebut telah dilaksanakan di 238 rumah sakit/klinik yang berada di 211 kota/kabupaten di 27 provinsi di Indonesia.

Sido Muncul operasi katarak gratis
Direktur Sido Muncul Irwan Hdayat saat memberikan secara simbolik bantuan operasi katarak gratis pada pasien di RS Graha Husada Jepara

"Melalui produk unggulan kami, yakni Kuku Bima Energi, program ini telah kami jalankan sejak 2011. Hingga Maret 2019 ini, kami telah mengoperasi 52 ribu mata penderita katarak," ungkapnya.

Irwan mengatakan, tahun ini Sido Muncul menganggarkan operasi katak gratis bagi 12 ribu hingga 15 ribu mata.

Direktur RS Graha Husada Jepara Henny Dyah Lisiana berharap, kegiatan operasi katarak gratis ini dapat membantu program pemerintah dalam mengurangi angka kebutaan di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Hariyanto Arbi selaku Direktur Yayasan Bakti Hariyanto Arbi berharap agar penderita katarak yang hari itu belum bisa mengikuti operasi tidak kecewa.

"Saya sudah bicarakan dengan Pak Irwan Hidayat. Beliau berkomitmen agar program ini berkelanjutan. Jadi, yang hari ini belum bisa ikut operasi, bisa ikut pada kesempatan berikutnya. Mudah-mudahan pada kesempatan berikutnya sudah memenuhi syarat," ucapnya.

Hariyanto juga mengucapkan terima kasih kepada Irwan Hidayat yang telah memotivasinya untuk terlibat dalam penyelenggaraan operasi katarak gratis tersebut.

"Saya masih ingat pesan Pak Irwan. Kalau kita sering berbagi, kita akan selalu lebih banyak mendapat berkat karena akan banyak orang yang mendoakan kita," tandasnya.

Penulis: Dessita Chairani

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas