Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dehidrasi Saat Puasa Bisa Picu Diare, Apa yang Mesti Dilakukan Bila Mengalaminya?

Diare bisa saja dialami saat puasa. Berubahnya pola tidur dan pola makan saat bulan Ramadan, membuat kita harus pintar pilih asupan sahur dan berbuka.

Dehidrasi Saat Puasa Bisa Picu Diare, Apa yang Mesti Dilakukan Bila Mengalaminya?
vkool.com
Diare 

TRIBUNNEWS.COM - Diare bisa saja dialami saat puasa. Berubahnya pola tidur dan pola makan saat bulan Ramadan, membuat kita harus pintar-pintar memilih asupan saat sahur dan berbuka.

Selain karena makanan, ternyata diare juga bisa dipicu oleh kurang cairandalam tubuh atau dehidrasi.

Faktanya, selama terjadi diare tubuh akan kehilangan cairan dan elektrolit secara cepat.

Pada saat yang bersamaan, usus kehilangan kemampuannya untuk menyerap cairan dan elektrolit yang diberikan pada tubuh sehingga terjadi yang dinamakan dehidrasi.

Baca: Makanan yang Diyakini Bisa Mencegah Kebotakan

Bila itu terus maka akan muncul gejala keringat dingin, masuk angin, perut kembung, mual hingga terjadinya demam.

Oleh karena itu, mencegah atau mengatasi dehidrasi saat puasa merupakan hal penting dalam penanganan diare ini.

Mengutip rsjakarta.co.id, diare sering kali disebabkan karena adanya infeksi baik itu oleh virus, bakteri dan parasit.

Baca: Manfaat Nanas, Meningkatkan Kekebalan Tubuh Sampai Cegah Kanker

Virus, terutama Rotavirus merupakan penyebab utama (60-70%) diare, sedangkan sekitar 10-20% adalah bakteri dan kurang dari 10% adalah parasit.

Pengamatan klinis merupakan langkah awal yang penting untuk dilakukan dalam serangkaian penanganan diare saat puasa ini, terutama dalam hal menilai tingkat dehidrasi yang dialami.

Baca: Soal Harta Warisan Ustaz Arifin Ilham, Ini Kata Putra Tertuanya

Adanya darah di dalam tinja pertanda adanya infeksi usus oleh bakteri patogen. Peningkatan jumlah leukosit dalam tinja juga merupakan petanda adanya infeksi bakteri.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
Sumber: Grid.ID
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas