Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Mengenal Moebius Syndrome, Sindrom Langka yang Berpengaruh pada Ekspresi Wajah

Moebius Syndrome atau Sindrom Moebius adalah sebutan bagi orang yang hanya memiliki satu ekspresi wajah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mengenal Moebius Syndrome, Sindrom Langka yang Berpengaruh pada Ekspresi Wajah
parents.com
Ilustrasi bayi baru lahir. 

Gejala yang Sering Terjadi

Berikut gejala yang sering dialami oleh pengidap Sindrom Moebius, seperti dilansir facialpalsy.

  • Kurangnya ekspresi wajah, misalnya ketidakmampuan untuk tersenyum atau cemberut.
  • Tidak adanya kedipan menyebabkan mata kering dan teriritasi.
  • Tidak adanya gerakan mata lateral, karena gerakan ini dikendalikan oleh saraf kranial VI. (Mata tidak bergerak dari sisi ke sisi, dan orang itu malah memalingkan kepala).
  • Strabismus (mata tidak selaras satu sama lain).
  • Ketidakmampuan untuk menyipitkan mata.
  • Ketidakmampuan untuk mengisap: ini bisa menjadi indikasi awal saat menyusui bayi dengan sindrom Moebius.
  • Kesulitan menjaga kepala agar tidak tertelan.
  • Air liur berlebihan.
  • Atap mulut mungkin tinggi dan melengkung dengan lubang abnormal (langit-langit sumbing submukosa).
  • Lidah pendek atau berbentuk tidak biasa.
  • Dagu kecil (mikrognatia).
  • Mulut kecil (mikrostomia).
  • Gigi yang hilang dan tidak selaras.
  • Gangguan pendengaran (dimana saraf kranial VIII dipengaruhi).
  • Nada otot rendah (hipotonia).
  • Kelainan tulang pada lengan, tungkai, tangan dan kaki.

 (Tribunnews.com/Tio)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas