Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Mengenal Moebius Syndrome, Sindrom Langka yang Berpengaruh pada Ekspresi Wajah

Moebius Syndrome atau Sindrom Moebius adalah sebutan bagi orang yang hanya memiliki satu ekspresi wajah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mengenal Moebius Syndrome, Sindrom Langka yang Berpengaruh pada Ekspresi Wajah
parents.com
Ilustrasi bayi baru lahir. 

Namun pada akhirnya mereka akan dapat memperoleh keterampilan ini.

Baca: Mengenal Sindrom Putri Tidur, dari Penyebab Hingga Cara Mengobatinya

Baca: Apa Itu Penyakit Kawasaki? Sindrom Langka pada Anak-anak yang Mungkin Ada Hubungannya dengan Corona

Langka Dialami Orang

Mengutip rarediseases, hanya sedikit sekali orang didunia ini yang mengalamai masalah Sindrom Moebius.

Sindrom Moebius mempengaruhi pria dan wanita dalam jumlah yang sama yang mana gangguan terjadi pada saat lahir.

Kasus pada orang yang mengalami sindrom Moebius tidak diketahui secara pasti.

Namun diperkirakan, Sindrom Moebius terjadi pada 1 orang dari 50.000 kelahiran hidup di Amerika Serikat.

Sebagian besar kasus sindrom Moebius adalah sporadis, yang artinya terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat gangguan dalam keluarga mereka.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagian kecil kasus sindrom Moebius terjadi pada lebih dari satu individu dalam sebuah keluarga.

Tetapi belum ada pola pewarisan yang konsisten di antara semua keluarga yang terkena dampak.

Baca: Hindari Depresi, Kenali Tanda dari Post-Holiday Syndrome yang Bisa Menyerang Usai Liburan Tahun Baru

Penyebab

Penyebab sindrom Moebius sejauh ini belum diketahui.

Para peneliti sedang bekerja untuk mengidentifikasi dan menggambarkan gen spesifik yang terkait dengan kondisi ini.

Mengutip Genetic Home Reference, para peneliti berspekulasi bahwa sindrom Moebius dapat terjadi akibat perubahan aliran darah ke batang otak selama tahap awal perkembangan embrionik.

Namun, tidak jelas apa yang menyebabkan perubahan ini terjadi dan mengapa mereka secara khusus mengganggu perkembangan saraf kranial VI dan VII.

Bahkan kurang diketahui tentang penyebab beberapa tanda dan gejala lain dari kondisi ini, termasuk kelainan tangan dan kaki.

Baca: Bayi Dua Bulan di Padang Alami Gangguan Tumbuh Kembang dan Down Sindrom, Ketika Hamil di USG Sehat

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas