Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Langkah Pencegahan Penularan Hepatitis B dari Ibu Hamil ke Bayinya

Penyakit Hepatitis B termasuk jenis penyakit yang bisa ditularkan ibu hamil ke janin karena menular melalui cairan tubuh dan darah.

Langkah Pencegahan Penularan Hepatitis B dari Ibu Hamil ke Bayinya
Envato
Ilustrasi ibu hamil. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyakit Hepatitis B termasuk jenis penyakit yang bisa ditularkan ibu hamil ke janin karena menular melalui cairan tubuh dan darah.

Untuk mengurangi transmisi ibu ke bayi, maka ibu hamil wajib untuk melakukan antenatal care (ANC) atau pemeriksaan kehamilan.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, dr. Wiendra Waworuntu menjelaskan saat ANC ada tes laboratoriun hepatitis B sebagai langkah antisipasi dini.

Baca: Jangan Diremehkan, Ketahui 5 Manfaat Daun Singkong Bagi Kesehatan Ibu Hamil

"Ibu hamil wajib ANC terpadu, salah satunya untuk pemeriksaan Hepatitis B lengkap juga dengan sifilis dan HIV," ucap Wiendra saat webinar bersama Kemenkes, Selasa (28/7/2020).

Pada ibu hamil yang memiliki Hepatitis B kronik akan diberika tenofovir disproksil untuk mengatasi tingginya virus Hepatitis B di dalam tubuh.

Kemudian anak yang lahir dari ibu yang menderita Hepatitis B harus segera mendapatkan imunisasi Hepatitis B saat usianya kurang dari 24 jam.

Baca: Dikira Kelelahan Biasa, Gejala Hepatitis Sering Diabaikan, Padahal Berisiko Kematian

Lalu dilengkapi juga dengan imunisasi rutin HB1 saat bayi berusia 2 bulan, HB2 pada usia 3 bulan, HB3 pada usia 4 bulan.

"Pencegahan Hepatitis B ibu ke anak paling dasar dengan pemberian imunisasi tiga dosis untuk menghindari virusnha, ini adalah progran unggulan pemerintah dan ini satu-satunya cara nenurunkan hepatitis," ungkap Wiendra.

Sebelumnya Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Achmad Yurianto menyebutkan suntikan imunisasi sebelum usia bayi 24 jam ini dapat megantisipasi penularan Hepatitis B dari ibu ke anak sebesar 95 persen.

"Model pengendalian ini diharapkan dapst memutuskan penularan Hepatitis B dari ibu ke anak sampai 95 persen," kata Yurianto.

Ikuti kami di
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas