Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mengetahui Jantung Berdebar yang Tak Normal dan Patut Diwaspadai

Jantung berdebar saat terkejut atau ketakutan merupakan hal lumrah. Begitu juga ketika sedang berolahraga. Tapi ada yang perlu diwaspadai.

Mengetahui Jantung Berdebar yang Tak Normal dan Patut Diwaspadai
pixabay.com
ilustrasi jantung baik

TRIBUNNEWS.COM - Jantung berdebar saat terkejut atau ketakutan merupakan hal lumrah. Begitu juga ketika sedang berolahraga, atau sedang jatuh cinta.

Namun, ada kalanya jantung berdebar yang patut diwaspadai ketika kita mengalaminya.

Satu di antaranya merupakan gejala aritmia atau gangguan irama jantung.

Aritmia terjadi saat sinyal listrik yang bertugas mengatur koordinasi detak jantung tidak berfungsi dengan baik.

Dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah sekaligus Konsultan Kardiologi Intervensi dan Konsultan Elektrifisiologi dr. Ignatius Yansen NG., SP.JP (K), FIHA menjelaskan, jantung dalam keadaan istirahat normalnya berdenyut 60-100 kali dalam satu menit.

Baca: Olahraga yang Tepat untuk Penderita Jantung

Aritmia adalah kondisi ketika dalam keadaan istirahat detak jantung lebih cepat atau lebih lambat.

"Kalau dalam kondisi istirahat denyut jantung kita lebih cepat sekali atau lebih lambat sekali dari 100, maka kita sebut aritmia."

Demikian diungkapkan dr. Yansen dalam Live Instagram bersama Eka Hospital Bekasi, Kamis (7/8/2020).

Lalu, kapan kita harus mulai khawatir dengan gejala berdebar tersebut?

Dr. Yansen menambahkan, berdebar yang memiliki pencetus bisa dikatakan sebagai sesuatu yang normal.

Baca: Mengenal Tiga Penyebab Utama Henti Jantung Mendadak

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas