Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Kesehatan

Mengapa Ibu Hamil Dilarang Berhubungan Seksual Saat Trimester Awal? Simak Penjelasan Dokter

Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga FIAS menyarankan sebaiknya saat ibu hamil ditrimester awal pertama jangan dulu berhubungan seksual.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Anita K Wardhani
zoom-in Mengapa Ibu Hamil Dilarang Berhubungan Seksual Saat Trimester Awal? Simak Penjelasan Dokter
Shutterstock
Ilustrasi ibu hamil. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- lbu hamil memiliki kondisi tubuh yang sangat ringkih dan harus menghindari berbagai tekanan untuk menjaga kehamilan.

Lalu bagaimana dengan urusan gairah seksual? Bolehkah ibu hamil bercinta?

Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga FIAS menyarankan sebaiknya saat ibu hamil ditrimester awal atau tiga bulan pertama jangan dulu melakukan hubungan seksual.

Pada trimester awal, kandungan masih sangat lemah takutnya tekanan saat melakukan hubungan seksual membahayakan janin di dalam kandungan.

Baca: 5 Masker Wajah Alami yang Aman untuk Ibu Hamil, Tanpa Efek Samping

Baca: Pria di Solok Ini Paksa Anak di Bawah Umur Lakukan Hubungan Seksual Sesama Jenis di Tempat Ibadah

ilustrasi
ilustrasi (net)

"Pada saat kehamilan trimester pertama sebagusnya jangan, karena pada kehamilam trimester pertama ringkih risiko keguguran masih tinggi," ucap dr. Binsar saat live talkshow edukasi seksual bersama Tribunnews.com.

Setelah melewati trimester awal pun kalau mau melakukan hubungan seksual harus dengan catatan yaitu suaminya jangan penetreaai terlalu dalam.

Berita Rekomendasi

Khawatirnya kalau terlalu dalam cairan semen atau air mani laki-laki yang bisa kena dinding rahim dan menyebabkan kontraksi.

Kontraksi atau rasa sakit yang berlebihan bisa membuat ibu melahirkan sebelum waktunya atau bayi lahir prematur yang berbahaya bagi kondisi bayi.

"Ada cairan semen yang masuk dari mulut rahim kena dinding rahim bisa membuat kontraksi dinding rahim risikonya bisa terjadi kelahiran atau persalinan sebelum waktu," pungkas dr. Binsar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas