Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Mencegah Happy Hypoxia pada Pasien Covid-19

Fenomena berkurangnya jumlah oksigen di dalam tubuh tanpa menimbulkan gejala covid-19 inilah yang dikenal dengan sebutan happy hypoxia.

Mencegah Happy Hypoxia pada Pasien Covid-19
TRIBUN/Reza Arief Darmawan
Infografis Mengenal Gejala Happy Hypoxia pada Pasien Covid-19, Kamis (20/8/2020). TRIBUNNEWS/Reza Arief Darmawan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Covid-19 dapat menimbulkan berbagai gejala, di antaranya demam, batuk, dan pilek.

Pada kasus yang parah, penyakit ini bisa menyebabkan sesak napas dan penurunan kesadaran akibat kekurangan oksigen.

Di sisi lain, ada pula penderita COVID-19 yang tidak merasakan gejala apa pun.

Meski terkadang tidak bergejala, ternyata infeksi virus Corona bisa saja membuat tubuh penderitanya mengalami kekurangan oksigen secara perlahan.

Baca: Sebaran Virus Corona Indonesia Sabtu (12/9/2020): Terbanyak, DKI Catat 1.205 Kasus Baru & 665 Sembuh

Fenomena berkurangnya jumlah oksigen di dalam tubuh tanpa menimbulkan gejala inilah yang dikenal dengan sebutan happy hypoxia.

Happy hypoxia ini dapat dideteksi sejak dini, dengan mengukur kadar oksigen di fasilitas layanan kesehatan terdekat.

Baca: Happy Hypoxia Gejala Baru dari Virus Corona, Bupati Banyumas : Pasien Normal, Tidak Merasakan Gejala

Diteksi dini bisa melakukannya secara mandiri yaitu dengan alat pulse oximeter yang mampu mengukur kadar oksigen di dalam tubuh.

Wang Ruquan selaku South East Asia Sales Manager Dong E Ejiao co.,ltd mengatakan, untuk pencegahan yang dapat dilakukan bisa dengan mengonsumsi produk kesehatan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta memaksimalkan kadar oksigen dalam darah.

Dikatakannya, sejumlah pasien yang terkena hypoxia menuturkan telah mengonsumsi Fufang Ejiao Jiang produksi Dong E Ejiao untuk melawan happy hypoxia.

Ilustrasi pasien virus corona.
Ilustrasi pasien virus corona. (Mahadeo Sen/TOI, BCCL, Ranchi)

“Fufang Ejiao Jiang merupakan obat tradisional Tiongkok serta khasiatnya mampu meningkatkan jumlah trombosit yang membuatnya terkenal sebagai obat DBD di Indonesia,” kata Wang Ruquan dalam keterangan pers, Senin (14/9/2020).

Kandungan Panax Ginseng Radixnya, kata dia berkhasiat menyegarkan Qi yakni energi dan daya tahan tubuh, terutama Qi paru-paru yang secara efektif dapat memperbaiki sesak napas.

Juga akan secara efektif meningkatkan sel darah merah, hemoglobin, dan hematokrit pada tubuh sehingga mampu meningkatkan kemampuan darah menghantarkan oksigen.

Kapasitas vital paru-paru pasien yang meningkat menandakan adanya perbaikan fungsi pada pernapasan sehingga hal ini memunculkan dugaan, bahwa Fufang Ejiao Jiang memiliki efek memperkuat daya tahan tubuh serta melawan hipoxsia.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas