Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Garam Bukan Satu-satunya Pemicu Hipertensi

Kendati mendapatkan perhatian khusus, sebenarnya garam bukanlah faktor utama yang menyebabkan hipertensi.

Garam Bukan Satu-satunya Pemicu Hipertensi
darahtinggihipertensi.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Mengonsumsi garam secara berlebihan dapat memicu peningkatan risiko penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Konsumsi garam berlebihan merupakan satu di antara pemicunya.

Makanya, ada anjuran konsumsi garam adalah 2.000 mg natrium per orang per hari. Jumlah itu setara dengan satu sendok teh garam.

Anjuran itu tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 30 Tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji.

Kendati mendapatkan perhatian khusus, sebenarnya garam bukanlah faktor utama yang menyebabkan hipertensi. Namun, ada hal pendukung lainnya perlu diperhatikan.

Baca juga: Hipertensi Penyakit Paling Berisiko Tinggi Terinfeksi Covid-19

Ketua InaSH (Indonesian Society of Hypertension), dr. Tunggul D. Situmorang SpPD-KGH, obesitas ikut menjadi faktor orang-orang rentan terkena hipertensi.

"Yang meningkatkan risikonya ya makanan-makanan yang membuat orang obesitas."

"Selain itu karena orang tidak suka bergerak," kata dia saat peluncuran produk Omron, melalui aplikasi Zoom, Rabu (14/10/2020).

Tunggul lantas menyarankan agar setiap orang berusia dewasa mulai rutin melakukan pengukuran tekanan darah secara rutin.

Dengan demikian, fakta tetang adanya potensi penyakit hipertensi atau tidak (primer hypertension) dapat terdeteksi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas