Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kaleidoskop 2020

KALEIDOSKOP 10 Wabah Penyakit Paling Mematikan di Tahun 2020, Tak Hanya Covid-19

Covid-19 memang telah mendominasi dunia sepanjang tahun. Tetapi Covid-19 bukan satu-satunya wabah yang menimbulkan kekhawatiran besar.

KALEIDOSKOP 10 Wabah Penyakit Paling Mematikan di Tahun 2020, Tak Hanya Covid-19
Kolase Tribunnews/AFP
10 Wabah Penyakit Paling Mematikan di Tahun 2020, Tak Hanya Covid-19. Covid-19 memang telah mendominasi dunia sepanjang tahun. Tetapi Covid-19 bukan satu-satunya wabah yang menimbulkan kekhawatiran besar. 

TRIBUNNEWS.COM - Tahun 2020 terbukti menjadi salah satu tahun terpenting bagi dunia kedokteran dan kesadaran penyakit secara umum.

Covid-19 memang telah mendominasi dunia sepanjang tahun.

Tetapi Covid-19 bukan satu-satunya wabah yang menimbulkan kekhawatiran besar.

GIDEON mengumpulkan lebih dari 360 penyakit menular di seluruh dunia setiap hari.

GIDEON adalah basis data penyakit menular global utama, yang menyediakan sumber daya berbasis bukti terkini untuk diagnosis, pengobatan, dan pengajaran di bidang penyakit tropis dan menular, epidemiologi, dan mikrobiologi.

Ini lah 10 wabah paling berdampak di dunia yang ditemui pada tahun 2020.

Baca juga: KALEIDOSKOP 10 Berita Viral Dunia di Tahun 2020: Meme Perang Dunia III Trending, Nama Anak Elon Musk

Baca juga: Kaleidoskop Internasional: 10 Kematian Tokoh atau Figur Publik yang Jadi Sorotan Dunia

10: Monkeypox - 4.500+ kasus, Republik Demokratik Kongo

Ilustrasi monkeypox atau cacar air
Ilustrasi monkeypox atau cacar air (precisionvaccinations.com)

Wabah Monkeypox yang sedang berlangsung telah bertahan dengan baik sepanjang pandemi Covid-19.

Tanda dan gejalanya mirip dengan Cacar Smallpox; setelah tiga hari demam, sakit kepala, mialgia, dan nyeri punggung, pasien mengalami ruam papular di wajah, ekstremitas, dan alat kelamin.

Ruam kemudian menyebar ke luar, dengan lesi berkembang menjadi pustula umbilikasi.

Halaman
1234
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas