Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hanya Beda Dosis, Penanganan Kanker Anak Tetap Sama Dengan yang Diidap Dewasa

Beberapa proses penanganan kanker pada anak dan dewasa sama seperti melakukan operasi lalu kemoterapi.

Hanya Beda Dosis, Penanganan Kanker Anak Tetap Sama Dengan yang Diidap Dewasa
TRIBUN PEKANBARU/Theo Rizky
Sejumlah anak-anak penderita kanker tengah belajar di Rumah Singgah Yayasan Kasih Kanker Anak Indonesia (YKAKI), Jalan Kartini, Pekanbaru. Tempat itu sudah menjadi rumah kedua bagi mereka karena anak-anak tersebut bisa menginap dan tinggal selama pengobatan. Anak-anak yang datang ke rumah singgah pada umumnya berasal dari berbagai daerah kabupaten kota di Riau dan dari kalangan kurang mampu. Selama berobat di Pekanbaru mereka tidak perlu pulang ke daerah bolak-balik, namun bisa tinggal di rumah yang berlokasi di tengah kota itu. Rata-rata, setiap harinya ada anak-anak yang datang berkisar dari 15 hingga 20 orang. Namun kalau sedang ramai, jumlahnya bisa sampai 25 bahkan lebih. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Nur Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam penanganannya, kanker pada anak akan tetap sama dengan yang diidap orang dewasa.

Menurut dr. Anak Agung Ngurah Ketut Putra Widnyana, Sp.A saat live di Instagram @radiokesehatan, Kamis, (11/2/2021), bertemakan tentang waspada dan kenali kanker anak sejak dini.

Baca juga: Benarkah Kanker Lambung Muncul Karena Faktor Keturunan? Begini kata Ahli

Beberapa proses penanganan kanker pada anak dan dewasa sama seperti melakukan operasi lalu kemoterapi.

"Kanker leukimia dilakukan kemoterapi, sedangkan tumor padat, melakukan operasi lalu selanjutnya dikemoterapi," kata Agung

Baca juga: Ayah dan Bunda, Cepat Lakukan Hal Ini Saat Temukan Tanda-tanda Kanker Pada Anak

Namun ia juga menjelaskan terkait penanganan pada anak, menurutnya dosis yang digunakan sesuai dengan berat badan anak.

"Tidak ada bedanya, sama, hanya dosis yang digunakan dikurangi sesuai dengan berat badannya," ucapnya.

Baca juga: Pasien Kanker Padat Diminta Dimasukkan di Program Vaksinasi Covid-19

Hal terpenting juga harus dilakukan orangtua untuk selalu interaktif kepada anak, agar anak bisa menerima perawatan yang dilakukan pihak kesehatan.

"Peran orangtua juga penting untuk memberikan pengertian agar si anak mau menerima perawatan dari kami (dokter), ujarnya.

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas