Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pentingnya Edukasi Gizi untuk Ibu Agar Anak Tumbuh Optimal, Tidak Stunting

Pemerintah pun menggandeng sejumlah pihak untuk melakukan upaya pencegahan terhadap peningkatan angka stunting, dan percepatan perbaikan gizi.

Pentingnya Edukasi Gizi untuk Ibu Agar Anak Tumbuh Optimal, Tidak Stunting
Tribun Jateng/Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Pentingnya Edukasi Gizi untuk Ibu Agar Anak Tumbuh Optimal, Tidak Stunting Mengenalkan anak pada makanan sehat pada usia dini sangatlah penting. Peran orang tua adalah kunci utama untuk mengenalkan anak pada jenis makanan sehat. Menyiapkan ketahanan anak dalam rangka menghadapi banyaknya aktivitas harus didukung oleh pemenuhan kebutuhan gizi yang tepat, lengkap dan seimbang. Agar anak mau mengikuti pola makan yang sehat, kita harus kreatif dan ulet dalam mengenalkan kebiasaan makan sehat pada anak agar kebutuhan energi dan zat gizi anak terpenuhi. Model Eka Fitri (Ibu) Muamar Rafidan (Anak Usia 5 Tahun) (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Oleh karena itu, pemerintah pun menggandeng sejumlah pihak untuk melakukan upaya pencegahan terhadap peningkatan angka stunting, sekaligus melakukan percepatan perbaikan gizi.

Satu diantaranya yang diajak bekerja sama adalah sektor swasta, dalam hal ini Danone Indonesia.

"Kemenkes menyambut baik inisiatif pihak swasta dalam upaya mencegah stunting di Indonesia, seperti sosialisasi program kampanye edukasi 'Isi Piringku'," ujar Dhian, dalam webinar bertajuk 'Festival Isi Piringku Usia 4-6 Tahun', Jumat (26/2/2021) sore.

Menurutnya, edukasi mengenai gizi ini tentunya sangat penting agar para ibu bisa memahami makanan apa yang mengandung gizi seimbang.

"Edukasi gizi menjadi sangat penting karena diharapkan dapat memberi pengetahuan dan pemahaman ibu dalam Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) yang bergizi seimbang, yang divisualisasikan dalam Isi Piringku untuk sekali makan," kata Dhian.

Sementara itu, Ketua tim penyusun buku Isi Piringku 4-6 tahun dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ir. Sri Anna Marliyati, MSi., mengatakan ada sejumlah tantangan yang kerap dihadapi para orang tua dalam memberikan makanan yang mengandung gizi seimbang pada anak.

Begitu pula tantangan yang dihadapi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Apalagi saat ini masih masa pandemi, sehingga tantangan mereka pun bertambah karena anak akan cenderung merasa cepat bosan ketika berada di dalam rumah.

"Terdapat beberapa tantangan yang dihadapi orang tua maupun guru PAUD dalam membiasakan konsumsi pangan sesuai gizi seimbang pada anak, terlebih di masa pandemi dimana anak cepat merasa bosan di rumah," jelas Sri.

Ia menilai apa yang dilakukan Danone Indonesia selama ini selalu dapat menyesuaikan kegiatan dan produknya dengan kebutuhan masyarakat dan agenda pemerintah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas