Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Dugaan Kandungan Tripsin Babi, PP Muhammadiyah Belum Ambil Sikap Soal Vaksin AstraZeneca

Asrorun Ni'am mengatakan, MUI akan terus mendorong pemerintah dalam mengupayakan ketersedian vaksin covid-19 yang halal dan suci.

Dugaan Kandungan Tripsin Babi, PP Muhammadiyah Belum Ambil Sikap Soal Vaksin AstraZeneca
Sergei SUPINSKY / AFP
Seorang pekerja medis menyusun dosis vaksin Oxford / AstraZeneca yang dipasarkan dengan nama Covishield dan diproduksi di India dalam jarum suntik selama vaksinasi para imam di Kiev, 16 Maret 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Mohammad Mas'udi menyatakan PP Muhammadiyah belum mengambil sikap resmi terkait temuan LPPOM MUI, menanggapi polemik kandungan vaksin AstraZeneca yang diduga tidak halal.

Dia mengatakan sejauh ini Muhammadiyah selaras dengan sikap MUI bahwa vaksin tetap boleh digunakan karena asas darurat sesuai kaidah ushul fikih dan maqashid syariah.

“Prinsip kami sepanjang MUI dan Badan Pengawas Obat dan Makanan tidak ada persoalan, Muhammadiyah akan menyesuaikan,” kata Mas'udi pada Jumat (19/3/2021) yang dikutip dalam laman resmi Muhammadiyah, muhammadiyah.or.id, dikutip Minggu (20/3/2021).

Sembari menunggu langkah selanjutnya, Masudi menyatakan mendorong BPOM segera mengeluarkan pernyataan resmi atas kajian LPPOM MUI.

“Kami juga tidak punya alat untuk mengkaji vaksin itu, kami akan hormati keputusan MUI dan BPOM,” kata Marsudi.

Baca juga: AstraZeneca Masih Jadi Polemik, Ketua DPD RI Berharap Utamakan Vaksin Halal

Diberitakan sebelumnya, AstraZeneca, perusahaan biotech global yang menciptakan vaksin Covid-19 merespon kabar yang beredar terkait adanya kandungan tripsin babi dalam vaksin tersebut.

Baca juga: BPOM RI : Efek Samping Vaksin Covid-19 AstraZeneca Bersifat Ringan dan Sedang

Berdasarkan rilis yang diterima Tribunnews.com, Minggu (21/3/2021), pihak AstraZeneca menjamin, vaksin yang turut diproduksi oleh Universitas Oxford ini tidak mengandung unsur hewani.

Baca juga: AstraZeneca Bantah Vaksin Covid-19 Produksinya Mengandung Tripsin Babi

Hal tersebut kata pihaknya telah dikonfirmasi oleh Badan Otoritas Produk Obat dan Kesehatan Inggris.

"Semua tahapan proses produksinya, vaksin vektor virus ini tidak menggunakan dan bersentuhan dengan produk turunan babi atau produk hewani lainnya," jelasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Gita Irawan
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas