Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Guru Besar Universitas Sahid : Pemerintah Perlu Siapkan Strategi Alternatif Turunkan Jumlah Perokok

Apabila perokok dewasa sulit berhenti merokok secara langsung, maka diperlukan strategi lainnya demi menurunkan bahaya kesehatan akibat rokok

Guru Besar Universitas Sahid : Pemerintah Perlu Siapkan Strategi Alternatif Turunkan Jumlah Perokok
Pixabay
Ilustrasi rokok 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah Indonesia diminta untuk mengadopsi strategi alternatif dalam menurunkan angka perokok Indonesia agar dampak kesehatan dari merokok turut berkurang. Salah satunya dengan menyampaikan informasi kepada perokok dewasa mengenai produk tembakau alternatif.  

Guru Besar Universitas Sahid Jakarta, Profesor Kholil, mengungkapkan, berdasarkan hasil kajian terhadap 930 responden yang melibatkan sejumlah akademisi, dokter, tenaga kesehatan, perokok dan pengguna produk tembakau alternatif, berhenti merokok merupakan strategi utama untuk mengurangi bahaya merokok.

“Itu yang paling paten, kalau bisa ya,” kata Kholil dalam keterangannya, Selasa (20/4/2021).

Saat ini, jumlah perokok di Indonesia sebanyak 66 juta jiwa.

Kholil melanjutkan, apabila perokok dewasa sulit berhenti merokok secara langsung, maka diperlukan strategi lainnya demi menurunkan bahaya kesehatan akibat rokok.

“Penelitian di Amerika, berhenti merokok langsung hanya efektif 4%-10%, artinya hanya 4-5 orang yang berhasil,” ujarnya. 

Baca juga: Waspada, Perokok Rentan Terpapar Covid-19

Karena peluang keberhasilan berhenti merokok secara langsung masih sangat rendah, Kholil menyarankan pemerintah untuk menyiapkan strategi alternatif lainnya.

“Sebagai regulator, pemerintah harus punya tindakan dan kepedulian,” ungkapnya.  

Salah satu pilihan lainnya, yang tengah berkembang saat ini, adalah produk tembakau alternatif.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Willem Jonata
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas