Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ramadan 2021

Bisakah Penderita Penyakit Jantung Menjalankan Puasa? Ini Penjelasannya

Kegiatan berpuasa wajib dilaksanakan semua umat Islam. Tapi bagaimana dengan penderita penyakit jantung?

Bisakah Penderita Penyakit Jantung Menjalankan Puasa? Ini Penjelasannya
dok lifepack
Ilustrasi jantung. 

TRIBUNNEWS.COM - Menjalani ibadah puasa wajib dilaksanakan semua umat Islam. Tapi bagaimana dengan penderita penyakit jantung?

Jawabannya bisa saja. Namun, tetap diperlukan aturan yang tepat dan aman agar dapat merasa nyaman menjalankan ibadah puasa.

dr. Amanda Ismoetia, tim dokter apotek online Lifepack.id mengungkapkan, pasien dengan penderita penyakit kronis seperti jantung, harus berkonsultasi dengan dokter jika mereka ingin menjalani ibadah puasa.

Diskusikan dengan dokter mengenai kondisi tubuh. Apakah memungkinkan untuk berpuasa atau tidak.

Sebab, penyakit jantung adalah jenis penyakit yang memiliki risiko tinggi. Pasien yang menderita penyakit ini biasanya harus minum obat untuk menjaga kondisi tubuhnya.

Baca juga: Siapa Saja yang Berisiko Kena Serangan Jantung? Ketahui Kapan Waktu Tepat Lakukan Pemeriksaan

Maka, minum obat secara rutin wajib dilakukan setiap penderita jantung. Diharapkan kebiasaan itu membantu menurunkan risiko kambuh gejala seperti, sesak napas, serta nyeri di bagian dada.

"Sebagai penyakit paling ditakuti nomor satu di Indonesia dibutuhkan kedisiplinan yang tinggi untuk menjaga kondisi tubuh,” tegasnya.

Ilustrasi jantung sehat.
Ilustrasi jantung sehat. (kutv.com)

Berikut ini yang harus diperhatikan oleh pasien setelah berkonsultasi dengan dokter dan diperbolehkan untuk berpuasa:

  • Penuhi asupan nutrisi yang cukup bagi tubuh.
  • Pastikan tubuh terhidrasi dengan mengonsumsi dua gelas air putih setelah berbuka, dua gelas air putih setelah tarawih, dan dua gelas air putih saat sahur.
  • Tetap rutin untuk melakukan kontrol secara berkala gejala penyakit jantung yang mungkin datang pada saat tubuh sedang menjalankan puasa, dan pastikan untuk tetap melakukan konsultasi dengan dokter secara berkala.
  • Atur waktu minum obat, karena penderita penyakit kronis tidak boleh berhenti mengonsumsi obat.

"Jangan dibiarkan rasa sakit menjadi hal yang biasa atau menahan karena sedang berpuasa,” ujar dr. Amanda.

Selanjutnya, agar penderita penyakit kronis dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman tanpa khawatir terlewat minum obat, pasien dapat memanfaatkan layanan apotek online Lifepack.

Itu merupakan fitur reminder minum obat dan juga kotak obat spesial (blister).

Dengan adanya ketentuan meminum obat secara rutin bagi para penderita penyakit jantung, membuat para pasien harus membeli obat secara rutin setiap bulannya dengan dana yang tidak kecil.

Komitmen membantu masyarakat agar cepat sembuh dan menjalankan kepatuhan minum obat secara rutin, membuat apotek online Lifepack memberikan diskon 50% hingga Rp1.500.000 untuk tebus obat resep khusus semua penyakit kronis yang berlaku hingga 31 Mei 2021," ucap April Cabello, Chief Marketing Officer Lifepack & Jovee.

Untuk lebih jelasnya masyarakat dapat mengakses informasi ini melalui Whatsapp Lifepack https://obat.link/wa50chronic.

"Ke depan, kami berharap apotek online Lifepack dapat menjadi solusi untuk kepatuhan minum obat khususnya bagi penderita penyakit kronis," tandas April. 

Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas