Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menteri Kesehatan: Pemerintah Targetkan Indonesia Bebas Malaria 2030 Mendatang

Menkes Budi Gunadi mengungkapkan jika Indonesia memiliki target Indonesia bebas dari malaria pada 2030 mendatang.

Menteri Kesehatan: Pemerintah Targetkan Indonesia Bebas Malaria 2030 Mendatang
Puspen TNI/Puspen TNI
CEGAH MALARIA dan DEMAM BERDARAH - Satgas Pamtas Yonif 125/SMB yang berada di bawah Komando Pelaksana Operasi Korem 174/ATW melaksanakan fogging di Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke. Papua, Rabu (6/1/2021). Fogging duilakukan sebagai upaya mencegah perkembangbiakan nyamuk yang dapat menyebabkan sakit malaria dan demam berdarah. (TRIBUNNEWS/PUSPEN TNI) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Setiap 25 April selalu diperingati sebagai hari Malaria Sedunia.Peringatan tersebut menjadi acuan untuk mengeliminasi penyakit menular malaria.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi.

Menkes Budi Gunadi mengungkapkan jika Indonesia memiliki target Indonesia bebas dari malaria pada tahun 2030.

Menurut Menkes Budi, sGunadi ebagai negara tropis, Indonesia memang memiliki banyak penyakit menular.

Baca juga: Belajar dari Tsunami Covid-19 di India, Menkes Budi Ingatkan Masyarakat Tetap Disiplin Prokes

Baca juga: NTT Jadi Provinsi Pertama di Indonesia Timur yang Capai Eliminasi Malaria

"Malaria salah satunya dan sekarang ini Covid-19 juga menjadi penyakit menular. Banyak lagi penyakit menular seperti TBC yang belum kita selesaikan," katanya dalam live streaming YouTube Kementerian Kesehatan, Selasa (27/4/2021).

Untuk mencapai target tersebut, Budi mengatakan jika dibutuhkan kerjasama yang baik dari seluruh elemen masyarakat.

Tentunya dengan cara menerapkan prosedur kesehatan yang telah dibuat.

Seperti menguras genangan air, menjaga kebersihan dan lainnya.

Kalau saya orang luar kesehatan mengatamtinya, prosedurnya kira-kira sama.

Satu yang benar-benar penting. Yaitu membutuhkan keterlibatan kepemimpinan tiap daerah dalam menerapkan protokol kesehatan," katanya lagi.

Ikuti kami di
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas