Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Blue Light di Layar Gadget Anda Bisa Timbulkan Gangguan Tidur dan Penyakit Lainnya

Terlalu lama memandang layar gadget pada saat lampu dimatikan disebut berpotensi menimbulkan gangguan tidur atau penyakit lainnya.

Blue Light di Layar Gadget Anda Bisa Timbulkan Gangguan Tidur dan Penyakit Lainnya
Shutterstock
Ilustrasi. Blue Light di Layar Gadget Anda Bisa Timbulkan Gangguan Tidur dan Penyakit Lainnya 

Selain itu, 'menjamurnya' elektronik yang dilengkapi layar serta pencahayaan hemat energi, meningkatkan paparan kita terhadap panjang gelombang biru, terutama setelah matahari terbenam.

Apa kaitan efek cahaya dan tidur ?

Setiap orang memiliki ritme sirkadian yang sedikit berbeda, namun rata-rata panjangnya adalah 24 dan seperempat jam.

Perlu diketahui, ritme sirkadian adalah jam internal yang mengatur proses penting dan fungsi tubuh.

Nah, kapan waktunya tubuh bangun dan tidur pun turut diatur oleh ritme sirkadian.

Ritme ini bekerja sama dengan otak dan dipengaruhi secara langsung oleh isyarat dari lingkungan, khususnya cahaya.

Dr Charles Czeisler dari Harvard Medical School menunjukkan bahwa pada 1981, waktu siang hari membuat jam internal seseorang menyesuaikan dengan lingkungannya, berbeda dengan malam hari.

Apakah paparan cahaya malam hari itu buruk untuk kesehatan ?

Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara paparan cahaya di malam hari yang biasa kita peroleh saat harus menatap layar gadget ketika lembur atau mendapat shift malam, dengan penyakit seperti diabetes, jantung dan obesitas.

Namun ini belum bisa dijadikan sebagai bukti bahwa paparan cahaya malam hari menyebabkan kondisi ini, belum jelas pula mengapa hal itu bisa berakibat buruk bagi kita.

Halaman
1234
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas