Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Daun Salam

Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan Tubuh, Termasuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Berikut manfaat daun salam bagi kesehatan tubuh, termasuk menurunkan tekanan darah tinggi, mengatasi kadar kolesterol tinggi (hipertensi), dan diare.

Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan Tubuh, Termasuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Sajian Sedap
Daun Salam. Dalam artikel terdapat manfaat daun salam bagi kesehatan tubuh, termasuk menurunkan tekanan darah tinggi, mengatasi kadar kolesterol tinggi, dan diare. 

- Stroke 

Dikutip dari buku berjudul 56 Makanan Ajaib dan Manfaatnya untuk Kesehatan dan Kecantikan karya Yusuf CK Arianto, daun salam bermanfaat untuk mengobati stroke. 

Anda cukup memasak 50 gram jantung pisang dan 10 lembar daun salam.

Kemudian, makan jantung pisang yang dimasak dengan daun salam secara rutin. 

- Diabetes 

Kandungan flavonoid di dalam daun salam bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah. 

Daun salam bisa jadi obat herbal untuk para penderita diabetes melitus.

Caranya cukup mudah, rebus daun salam segar atau yang sudah dikeringkan. 

Selanjutnya, minum air rebusan daun salam secara teratur setiap harinya.

Baca juga: 5 Manfaat Kandungan Daun Salam Bagi Kesehatan Tubuh, Simak Penjelasannya Berikut Ini

Cara Menanam Daun Salam

Adapun sebagai informasi, berikut ini cara menanam daun salam, dilansir cybex.pertanian.go.id:

- Penyiapan Lahan 

Lahan yang akan dijadikan tempat budidaya tanaman salam dicangkul dengan kedalaman lebih dari 20 cm.

Kemudian, bersihkan gulma hingga batu-batuan di lahan yang akan ditanami salam.

Cangkul dengan kedalaman olah 20 cm.

Setelah diolah, dibuat bedengan dan dibuat lubang tanam dengan ukuran 80 cm x 40 cm x 60 cm.

Jarak tanamnya adalah 2 m x 2 m atau 2,5 m x 2,5 m.

Namun, satu bulan sebelum tanam, pada setiap lubang tanam diberi pupuk kandang sebanyak 0,5 kg dan diaduk rata. 

- Penyiapan Bibit 

Tanaman salam dapat diperbanyak dengan biji.

Pembibitan dapat dilakukan di bedengan atau menggunakan polybag.

Biji yang disemaikan pada bedengan dapat dipindahkan ke lahan setelah 1-2 bulan atau sudah tumbuh sekitar dua helai daun.

Bila menggunakan polybag, media tanam yang digunakan adalah campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1. 

- Penanaman 

Pada lubang tanam yang telah disiapkan diberi pupuk kandang sebanyak 1 kg/lubang tanam.

Namun, bila pembibitan dilakukan dengan menggunakan polybag, bibit dimasukkan ke lubang tanam.

Sebaiknya, polybag disobek secara hati-hati agar akar yang membungkus akar tidak ambruk.

Kemudian, tanah di sekitar bibit dipadatkan agar pertumbuhannya kokoh.

Pada saat penanaman diusahakan leher akar tidak tertimbun tanah.

Waktu tanam dilakukan pada awal musim hujan, sekira sebulan sebelumnya lubang tanam telah disiapkan. 

- Pemeliharaan Pemupukan 

Selain pupuk kandang yang diberikan pada lubang tanam saat penanaman juga diberikan urea 50 kg/ha.

Barulah setelah berumur 4 bulan diberikan lagi urea 50 kg/ha.

- Penyiangan 

Pemberantasan gulma dilakukan secara rutin biasanya 2-4 kali setahun.

- Panen dan Pasca Panen 

Pemanenan salam dilakukan dengan pemetikan daun yang berwarna hijau tua.

Perlu diketahui, daun tersebut dipangkas secara acak pada ranting-rantingnya.

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Kontan/Tri Sulistiowati)

Simak berita lain terkait Daun Salam

Penulis: Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas