Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

6 Suplemen yang untuk Mengurangi Peradangan, Ada Vitamin D hingga Spirulina

Peradangan adalah respons kekebalan jangka pendek yang normal terhadap trauma, penyakit, dan stres.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Miftah
zoom-in 6 Suplemen yang untuk Mengurangi Peradangan, Ada Vitamin D hingga Spirulina
Freepik
Suplemen vitamin D dapat melawan peradangan 

TRIBUNNEWS.COM- Simak beberapa suplemen yang dapat melawan peradangan.

Peradangan adalah respons kekebalan jangka pendek yang normal terhadap trauma, penyakit, dan stres.

Namun, peradangan jangka panjang dapat disebabkan oleh pilihan diet yang buruk.

Selain itu, peradangan juga dapat disebabkan oleh kebiasaan gaya hidup seperti kurang tidur, merokok, dan kurangnya aktivitas fisik.

Peradangan kronis  dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Makanan anti-inflamasi, olahraga, tidur yang cukup, dan manajemen stres dapat membantu menyembuhkan peradangan kronis.

Dalam beberapa kasus, mendapatkan dukungan tambahan dari suplemen mungkin dapat berguna juga.

Baca juga: 10 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan: Mencegah Stroke, Anti-Kanker Hingga Anti Peradangan

Baca juga: Manfaat Buah Kelengkeng Bagi Kesehatan: Mencegah Anemia hingga Menurunkan Peradangan

Rekomendasi Untuk Anda

Dikutip dari Healthline.com, berikut beberapa suplemen yang dapat melawan peradangan:

1. Vitamin D

Vitamin D adalah nutrisi penting yang larut dalam lemak yang memainkan peran kunci dalam kesehatan kekebalan tubuh.

Vitamin D juga memiliki beberapa sifat anti-inflamasi yang kuat.

Dalam sebuah penelitian kecil berkualitas tinggi pada 44 wanita dengan kadar vitamin D rendah dan sindrom pramenstruasi.

Para peneliti mencatat bahwa mengonsumsi 50.000 Unit Internasional (IU) vitamin D setiap 20 hari selama 4 bulan menyebabkan penurunan peradangan.

Temuan serupa telah dilakukan pada orang yang memiliki kekurangan vitamin D selain obesitas.

Dalam jangka panjang, orang dewasa tidak boleh mengonsumsi lebih dari 4.000 IU per hari.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas