Tribun Kesehatan

Mengenal Diplopia, Jenis Gangguan Penglihatan Ganda, Gejala Diplopia, dan Pencegahannya

Diplopia atau penglihatan ganda dapat dialami oleh siapa saja, berikut ini jenis Diplopia, gejala Diplopia, dan pencegahannya.

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Mengenal Diplopia, Jenis Gangguan Penglihatan Ganda, Gejala Diplopia, dan Pencegahannya
health.clevelandclinic.org
Ilustrasi mata. Setiap orang dapat mengalami Diplopia atau penglihatan ganda, simak ulasannya di artikel ini. 

- Aneurisma;

- Peningkatan tekanan dari cedera, perdarahan, atau infeksi;

- Tumor;

- Sakit kepala migrain.

Baca juga: Waspada Microsleep saat Berkendara, Ini Gejala Microsleep, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

Gejala Diplopia

Seseorang yang menderita diplopia harus memperhatikan seberapa gejala yang mungkin muncul.

Mereka dapat merasakan secara langsung sebelum memeriksakan diri ke dokter.

Beberapa gejala diplopia yaitu:

1. Merasakan satu atau kedua mata tidak sejajar, misalnya mata yang berputar atau mata juling;

2. Sakit saat menggerakkan mata;

3. Terdapat rasa sakit di sekitar mata seperti di pelipis atau alis;

4. Sakit kepala;

5. Mual;

6. Merakan kelemahan di area mata atau di tempat lain;

7. Kelopak mata turun.

Ada beberapa tes yang biasanya dilakukan oleh dokter sebelum mengetahui penyebab diplopia secara jelas.

Namun, seseorang dapat mengecek terlebih dahulu di rumah dengan memastikan beberapa hal terkait penglihatan mereka.

Beberapa hal yang dapat dilakukan seseorang yang kemungkinan sedang menderita diplopia yaitu:

1. Mencoba fokus pada sesuatu yang tidak bergerak, seperti jendela atau pohon.

2. Pastikan posisi kedua gambar tersebut apakah berdampingan, miring atau tegak, dan tinggi atau pendek.

3. Pastikan kedua gambar tersebut jelas atau tidak, terlihat buram atau jelas?

4. Tutup satu mata dan kemudian beralih, pastikan mata dapat melihat benda dengan jelas atau tidak, baik ketika menutup satu mata maupun dua mata.

5. Mencoba menggerakkan bola mata searah jarum jam maupun berlawanan jarum jam.

6. Mencoba memiringkan kepala ke kanan atau ke kiri dan merasakan posisi mana yang menjadikan penglihatan lebih buruk.

Baca juga: Menteri Kesehatan: Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6 sampai 11 Tahun Dimulai 2022

Pencegahan Diplopia

Dilansir essilorusa.com, diplopia dapat dicegah dengan mengurangi masalah pada faktor penyebabnya.

Berikut ini beberapa cara mencegah diplopia:

1. Mengendalikan diabetes (bagi penderita diabetes)

Seseorang yang menderita diabetes harus mengikuti perawatan dan pencegahan diplopia agar dapat menurnkan risiko penglihatan ganda.

Pada penderita diabetes tipe 2, risiko diplopia harus diturunkan dengan menerapkan gaya hidup sehat seperti makan makanan sehat, banyak berolahraga, dan menjaga berat badan.

2. Mencegah perkembangan katarak

Setiap orang wajib menjaga organ mata.

Seseorang dapat mengenakan kacamata hitam ketika beraktivitas di luar ruangan dan terkena sinar matahari, serta menghindari rokok dan makanan yang tidak sehat.

3. Mengatasi mata kering

Organ mata membutuhkan kelembaban yang tepat agar tidak kering.

Penglihatan ganda dapat dicegah dengan menggunakan obat tetes mata ketika mata terasa kering.

Selain itu, seseorang harus mengurangi ketegangan mata akibat terlalu lama menatap layar monitor.

4. Melindungi diri dari cedera kepala

Diplopia dapat disebabkan oleh gangguan di kepala dan otak.

Untuk mengurangi risiko diplopia seseorang harus menjaga diri dari cedera kepala dan menutup kepala ketika berkendara dengan sepeda maupun sepeda motor.

Cedera kepala juga dapat dicegah dengan menggunakan peralatan pelindung ketika berolahraga dan melakukan aktivitas yang dapat melukai mata.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait Gangguan Mata

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas