Tribun Kesehatan

Mengapa Perempuan Sulit Capai Kepuasan di Ranjang? Dokter Boyke Ungkap Penyebabnya

Ada sebagian perempuan yang mengalami gangguan sehingga tidak mencapai kepuasan dalam berhubungan intim.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Anita K Wardhani
Mengapa Perempuan Sulit Capai Kepuasan di Ranjang? Dokter Boyke Ungkap Penyebabnya
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Dokter Boyke. Mengapa Perempuan Sulit Capai Kepuasan di Ranjang? Dokter Boyke Ungkap Penyebabnya (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Puncak saat berhubungan intim pada perempuan adalah orgasme.

Namun, ada sebagian perempuan yang mengalami gangguan sehingga tidak mencapai kepuasan dalam berhubungan intim.

Kalau situasi tak nyaman saat diranjang ini terjadi dalam beberapa waktu, jangan dianggap sepele.

Baca juga: Heboh Kelas Orgasme di Bali, Sahroni Minta Polisi Turun Tangan

Baca juga: Trik dari Dokter Boyke untuk Tangani Ejakulasi Dini, Bisa dengan Latihan Senam Kegel

Hal ini diungkapkan oleh seksolog kondang dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS,

Ketika seorang perempuan sudah beberapa bulan belum bisa merasakan orgasme, maka ia harus ke dokter. Itu suatu keadaan yang bisa mengakibatkan perempuan tidak lagi menyukai seksual.

"Aku gak dapat apa-apa. Seperti dirasakan ini. Oleh karena itu, yang perlu dilakukan adalah dicek, kenapa begitu. Mulai dari melihat satu pasien dari faktor bio, psiko dan sosial," ungkapnya pada kanal YouTube radio Sonora FM, dikutip, Rabu (17/11/2021).

Orgasme, ilustrasi
Ilustrasi. Mengapa Perempuan Sulit Capai Kepuasan di Ranjang? Dokter Boyke Ungkap Penyebabnya (awesomeyourlife.com)

Untuk faktor biologis, dr Boyke menyebutkan bisa berpengaruh dari hormonal estrogen perempuan yang rendah.

Biasanya dokter akan langsung melakukan pengecekan lewat pemeriksaan darah.

Sedangkan faktor psikologis, bisa disebabkan karena kurangnya rasa cinta pada suami. Misalnya suami bisa berkata kasar.

Itu bisa memengaruhi rasa cinta dan sensitifitas untuk mendapatkan orgasme. Kemudian terakhir karena faktor sosial atau lingkungan.

"Apakah rumah tidak nyaman? Tinggal dengan mertua atau daerah sekitar berisik? Bisa juga anak masih tidur dengan ibu bapak," katanya lagi.

Semua faktor itu akan dicari oleh dokter. Kemudian kalau pun masih belum ada perubahan, maka dokter akan memberikan beberapa obat yang bisa mengantisipasi masalah ini.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas