Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Lebih Berbahaya Mana, Penyakit Hepatitis A, B, dan C? Perhatikan Gejalanya

penyebab penyakit ini adalah virus hepatitis A. Virus ini dapat menyebar dengan mudah melalui konsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Lebih Berbahaya Mana, Penyakit Hepatitis A, B, dan C? Perhatikan Gejalanya
Harvard Health - Harvard University
penyakit liver 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Hepatitis adalah peradangan organ hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis.

Virus masuk, berkembang biak, lalu menginfeksi bagian liver atau hati.

Akibatnya organ tersebut tidak dapat bekerja dengan optimal.

Jenis hepatitis yang paling sering diderita adalah A,B, dan C.

Secara umum, gejala maupun faktor risiko ketiganya adalah sama.

Namun, hepatitis B dan C merupakan hepatitis yang paling berbahaya.

Berikut ulasan penyebab dan faktor risiko Hepatitis A, B, dan C dari berbagai sumber:

Rekomendasi Untuk Anda

1. Hepatitis A

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, penyebab penyakit ini adalah virus hepatitis A. Virus ini dapat menyebar dengan mudah melalui konsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi tinja penderita hepatitis A.

Adapun faktor risiko seseorang lebih mudah terkena hepatitis A jika memiliki kondisi.

Seperti mengunjungi atau tinggal di daerah yang terdapat banyak kasus hepatitis, melakukan hubungan intim dengan penderita hepatitis A, atau tinggal serumah dengan penderita hepatitis A.

Gejala hepatitis A muncul beberapa minggu setelah penderita tertular virus tersebut.

Gejala yang paling disadari oleh penderita hepatitis A adalah perubahan warna mata dan kulit menjadi kuning. Tetapi sebelum timbulnya penyakit kuning, penderita dapat mengalami, demam, lemas, mual dan muntah, warna urine menjadi gelap, warna tinja menjadi pucat.

Hepatitis A akan sembuh dengan sendirinya karena sistem kekebalan tubuh penderita dapat membasmi virus tersebut.

Pengobatan yang diberikan hanya untuk meringankan gejala-gejala yang dialami penderitanya, sambil menunggu penyakit sembuh.

Baca juga: WHO: Inggris dan Eropa Kini Waspadai Penyakit Hepatitis Akut yang Menyerang Anak Dibawah 10 tahun

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas