Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Lebih Berbahaya Mana, Penyakit Hepatitis A, B, dan C? Perhatikan Gejalanya

penyebab penyakit ini adalah virus hepatitis A. Virus ini dapat menyebar dengan mudah melalui konsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Lebih Berbahaya Mana, Penyakit Hepatitis A, B, dan C? Perhatikan Gejalanya
Harvard Health - Harvard University
penyakit liver 

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Langkah utama dalam mencegah hepatitis B adalah melaukan vaksinasi. Maka itu, vaksin hepatitis B menjadi vaksin wajib yang diberikan kepada anak-anak dan diulang secara rutin saat dewasa.

Selain itu, pastikan juga menerapkan pola hidup sehat, hindari penggunaan jarum suntik yang tidak steril, dan melakukan hubungan seks secara aman.

Tidak menggunakan sikat gigi bersama dan pastikan pisau cukur baru diganti bila mencukur rambut di tempat umum.

Kepedulian terhadap bahaya hepatitis B dan berupaya mencegahnya sejak awal adalah kunci keberlangsungan hidup lebih sehat di masa depan.

Hepatitis C

Hepatitis B dan C adalah yang paling berbahaya. 

Hepatitis C terjadi akibat infeksi virus hepatitis C (HCV). Hepatitis C memiliki gejala yang hampir sama dengan hepatitis B.

Rekomendasi Untuk Anda

Dilansir dari Ciputra Hospital, gejala akan muncul paling lama 6 bulan setelah terpapar virus.

Hepatitis C yang tidak segera mendapatkan penanganan akan menyebabkan kerusakan hati, kanker hati, sirosis, bahkan hingga meninggal dunia.

Hepatitis B dan C memiliki 2 tahap sejak terinfeksi.

Hepatitis awal atau kurang dari 6 bulan disebut hepatitis akut. Sedangkan, tahap akhir atau hepatitis yang terjadi lebih dari 6 bulan disebut hepatitis kronis.

Semakin awal hepatitis di diagnosis, maka kemungkinan untuk kronis juga semakin kecil.

Penularan hepatitis C juga tergolong cepat melalui, jarum suntik bekas, hubungan seksual, peralatan cukur yang dipakai bersama, donor darah, transplantasi organ.

Virus hepatitis C tidak dapat menular melalui makanan, minuman, sentuhan, barang sehari-hari (sendok, handuk, pakaian) atau air susu Ibu (ASI).

Penyebab hepatitis C adalah karena infeksi virus hepatitis C (HCV). Infeksi akan menyebar ke tubuh ketika darah terkontaminasi virus.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas