Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Beda Blender dan Juicer, Mana Yang Bagus Untuk Diet? Jangan Salah Pilih

untuk membuat jus segar, bisa dengan alat yang cukup banyak dikenal, yakni blender dan juicer.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Beda Blender dan Juicer, Mana Yang Bagus Untuk Diet? Jangan Salah Pilih
Istimewa
Untuk membuat jus segar, bisa dengan alat yang cukup banyak dikenal, yakni blender dan juicer. Lantas mengenai manfaatnya, manakah yang lebih baik jika dimaksudkan untuk diet? Blender atau juicer yang bagus? Ini perbedaan Blender dan Juicer. 

Jaring kemudian memisahkan jus dari ampas yang tersisa saat melewatinya.

Jus yang disaring kemudian menetes ke bawah piringan pemotong dan disalurkan keluar dari juicer melalui cerat ke dalam wadah yang disiapkan.

Juicer biasa bisa bekerja dengan cepat. Begitu menekan seluruh tutup juicer, sari buah dan sayuran bisa langsung terekstrak.

Tapi alat ini saat sedang bekerja bisa mengeluarkan suara yang cukup berisik.

Sementara itu, pada slow juicer, alat ini tidak menggunakan mata pisau tapi dengan menggunakan teknologi pemeras perlahan yang memanfaatkan ulir penghancur.

Slow juicer bekerja dengan putran ulir yang lambat, yang melumat buah atau sayur secara perlahan saat buah atau sayur dimasukkan.

Baca juga: Jadi Buah Nomor 1 untuk Menurunkan Tekanan Darah, Ini 4 Manfaat Konsumsi Semangka

Baca juga: 4 Manfaat Buah Belimbing bagi Kesehatan: Mencegah Diabetes hingga Kolesterol Tinggi

Hurom Slow Juicer
Hurom Slow Juicer Hurom.

Menggunakan slow juicer perlu pemantauan dan pengguna harus menambahkan satu potong demi satu potong ke dalam juicer.

Rekomendasi Untuk Anda

Itu sebabnya, jika menggunakan slow juicer proses kerja untuk menghasilkan jus akan lebih lama dibanding juicer biasa dan blender.

Kecepatan putar mesin pada alat ini biasanya sekitar 40-100 RPM, berbeda dari juicer yang sangat tinggi, yakni lebih dari 10 ribu RPM.

Cara kerja tersebut mempengaruhi hasil jus yang didapat. Pada slow juicer akan diperoleh hasil jus yang maksimal.

Kandungan gizi jus akan tetap terjaga lantaran tidak menghasilkan panas seperti jus pada blender atau juicer biasa.

Sari yang dikeluarkan dari mesin ini lebih banyak dan sedikit berbusa serta memiliki rasa yang lebih dominan.

Serta-serat pada buah atau sayur akan menjadi bagian terpisah atau menjadi ampas kering, lebih kering dibanding juicer biasa.

Sehingga hasil jus akan lebih cair jika dibanding jus dengan juicer biasa, apalagi blender.

Mana yang Baik untuk Diet?

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas