Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Apa Itu Penyakit Malaria? Dari Gejala hingga Pencegahannya

malaria menular melalui gigitan nyamuk, ada beberapa jenis parasit dari penyakit ini. Mulai dari gejala, penyebab, diagnosa, hingga pencegahannya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Pondra Puger Tetuko
zoom-in Apa Itu Penyakit Malaria? Dari Gejala hingga Pencegahannya
Shutterstock
Ilustrasi nyamuk malaria enesis - Malaria merupakan penyakit dari parasit yang terbaawa oleh nyamuk. Berikut penjelasan, gejala, dan pencegahan malaria. 

Penanganan dimulai melalui pemeriksaan fisik dan Rapid Diagnostic Test (RDT) untuk mengetahui keberadaan dan jenis parasit apa yang ada di tubuh sehingga menyebabkan malaria.

Hasil dari RDT sangat penting karena untuk menentukan jenis pengobatan anti malaria yang akan diberikan, ada juga pemeriksaan penunjang yaitu pemeriksaan darah yang terdiri dari dua jenis, pemeriksaan tetes tipis hapusan darah dan tetes tebal hapusan darah.

Baca juga: Prajurit Serda RM Meninggal Terserang Penyakit Malaria Saat Bertugas di Intan Jaya Papua

Pengobatan Malaria

Pengobatan malaria dilakukan sesuai dengan jenis penyakitnya, disebabkan oleh Plasmodium vivax yang tergolong ringan, penderita akan diberikan obat rawat jalan berupa obat chloroquine, ada juga yang disebabkan oleh Plasmodium falciparum dengan derajat gejala sedang, penderita akan dirawat di ruang non ICU rumah sakit.

Bagi penderita dengan gejala berat akan dirawat di ICU (Intensive Care Unit) dan diberikan obat melalui suntikan selama 24 jam pertama.

Pencegahan Malaria

Malaria disebabkan oleh gigitaan nyamuk, oleh karea itu pencegahannya dengan merubah pola perilaku manusia agar nyamuk tidak muncul.

Rekomendasi Untuk Anda

Berikut dikutip dari rssoewandhi.surabaya.go.id:

  • Gunakan kelambu ketika tidur.
  • Memakai pakaian serba panjang seperti celana dan lengan panjang selama beraktivitas.
  • Hindari meletakkan pakaian basah di dalam rumah karena dapat menjadi tempat persembunyian
    nyamuk.
  • Lakukan langkah 3M (Menguras penampungan air, Mengubur barang bekas, dan mendaur ulang barang bekas).
  • Gunakan lotion anti nyamuk yang mengandung DEET (diethyltoluamide).
  • Pasang obat nyamuk dan rutin menyemprot obat nyamuk terutama di pagi dan sore hari.
  • Rutin melakukan fogging massal di daerah dengan tingkat malaria yang tinggi minimal sebulan sekali.

(Tribunnews.com/Pondra Puger)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas