Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Dampak Polusi Udara yang Semakin Buruk, Dokter: Hati-hati Risiko Stunting

Kualitas udara Jakarta yang semakin buruk bisa memicu risiko stunting pada anak.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Dampak Polusi Udara yang Semakin Buruk, Dokter: Hati-hati Risiko Stunting
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
FOTO DOK./ Polusi udara terlihat di langit Jakarta.Kualitas udara Jakarta yang semakin buruk bisa memicu risiko stunting pada anak. 

Karena itu, dokter yang juga berpratik di KIDI Pejaten ini membagikan tips untuk orangtua agar menjaga anak dari paparan polusi udara yang semakin buruk.

Pertama, Memperhatikan kebersihan lingkungan.

"Pastikan lingkungan tempat tinggal anak bersih dari polutan udara, seperti debu, asap rokok, dan bahan kimia berbahaya lainnya," urai dia.

Kedua, menjaga pola makan yang seimbang. Berikan anak makanan bergizi yang mengandung zat-zat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. 

Konsumsi makanan kaya protein, vitamin, mineral, dan serat, serta perhatikan asupan zat besi yang cukup.

Ketiga, menjaga kebersihan diri.

Selalu cuci tangan dengan sabun dan air bersih sebelum makan atau setelah beraktivitas di luar ruangan. Hindari kontak langsung dengan polutan yang ada di luar.

Rekomendasi Untuk Anda

Keempat, mendukung imunitas anak.

Berikan makanan bergizi, ajak anak berolahraga secara teratur sesuai usia/kemampuan mereka, dan pastikan mereka cukup tidur. 

"Ini dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh anak dan melindungi mereka dari efek negatif polusi udara. Lengkapi juga vaksinasi sesuai dengan rekomendasi IDAI," ungkap dokter Denta.

Kelima, mengurangi paparan polusi udara.

Batasi waktu anak di luar ruangan saat kondisi udara sangat buruk, dan pastikan mereka menggunakan masker yang sesuai jika perlu.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas