Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Dampak Buruk Konsumsi Gula Berlebih, Waspada Kesehatan Organ Tubuh

Gula tidak hanya mempengaruhi tubuh secara fisik, tetapi juga berdampak pada organ-organ vital seperti otak dan jantung.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Dampak Buruk Konsumsi Gula Berlebih, Waspada Kesehatan Organ Tubuh
wartakota.tribunnews.com
Ilustrasi makanan dan minuman manis 

TRIBUNNEWS.COM - Meskipun konsumsi gula sudah lama dikenal dapat merugikan kesehatan, banyak yang belum menyadari betapa besar pengaruhnya terhadap tubuh.

Gula tidak hanya mempengaruhi tubuh secara fisik, tetapi juga berdampak pada organ-organ vital seperti otak dan jantung.

Selain itu, pola makan tinggi gula juga berhubungan erat dengan kesehatan mental dan psikologis seseorang.

Baca juga: 5 Nutrisi Penting untuk Mengelola Diabetes, Bantu Stabilkan Kadar Gula Darah

Ilustrasi - gula
Ilustrasi - gula (Istimewa)

Mengutip dari situs kesehatan WebMD, berikut ini adalah beberapa dampak negatif dari mengonsumsi gula berlebih yang perlu Anda ketahui:

1. Dampak pada Otak

Ketika Anda mengonsumsi gula, otak akan melepaskan dopamin, zat kimia yang memberikan perasaan senang. 

Makanan alami seperti buah dan sayuran tidak menyebabkan pelepasan dopamin dalam jumlah banyak, sehingga otak Anda cenderung "menginginkan" lebih banyak gula untuk mendapatkan perasaan senang yang serupa.

Rekomendasi Untuk Anda

Inilah mengapa kebiasaan makan makanan manis bisa menjadi sulit dihentikan, karena tubuh mulai ketergantungan pada gula untuk merasakan kebahagiaan.

2. Pengaruh pada Suasana Hati

Terkadang, mengonsumsi permen atau kue dapat memberikan dorongan energi yang cepat (sugar high) karena lonjakan kadar gula darah yang tiba-tiba.

Namun, saat kadar gula darah mulai turun dan tubuh menyerap gula, Anda bisa merasa gelisah, cemas, atau bahkan kelelahan (sugar crash).

Jika konsumsi gula berlebih dilakukan secara rutin, dampaknya terhadap suasana hati bisa lebih serius. 

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi gula yang tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko depresi pada orang dewasa.

Baca juga: Vicky Prasetyo Balik ke Dunia Hiburan, Alasannya Bukan karena Kalah di Pilkada dan Gagal Pileg

Gula pasir
Gula pasir (flicker.com/iowaug)

3. Kerusakan pada Gigi

Bakteri penyebab gigi berlubang sangat menyukai gula yang menempel di mulut setelah Anda mengonsumsi makanan manis.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas