Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

RSV Mengintai Ibu Hamil, Ancaman Serius yang Sering Diremehkan

RSV dapat memicu gangguan pernapasan berat, rawat inap intensif, hingga komplikasi serius bagi janin.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in RSV Mengintai Ibu Hamil, Ancaman Serius yang Sering Diremehkan
canalc.com.ar
LUSTRASI IBU HAMIL - Dokter Subspesialis Fetomaternal dr. Reza Tigor Manurung, Sp.OG, Subsp.KFM mengatakan, banyak calon orangtua yang cemas dan penuh pertanyaan tentang kondisi bayi dalam kandungan. Untuk itu, dokter yang praktik di di Women’s Health Center Bethsaida Hospital ini mengatakan, diagnosis prenatal membantu mendeteksi kemungkinan kelainan atau kondisi khusus pada janin sejak dini sehingga calon orangtua bisa lebih siap, baik secara medis maupun emosional—menghadapi kehamilan dan persalinan. 

Sistem imun bayi yang baru lahir belum mampu merespons vaksin secara efektif. 

Di sinilah peran penting kekebalan pasif antibodi yang ditransfer dari ibu ke janin lewat plasenta.

Sebagian besar kasus berat RSV justru menyerang bayi di usia tiga bulan pertama. 

Menurut data yang dikutip Prof Dwiana, lebih dari 75 persen kasus parah terjadi pada bayi usia di bawah enam bulan.

"Jadi ini adalah penyakit global yang mau kita lindungi si anak, tapi lewat ibunya, ibunya sendiri pun mendapat manfaat kalau dia divaksin, dia tidak kena RSV, walaupun kayaknya cuma batuk pilek bisa sampai pneumonia itu,” ungkapnya.

Jika tidak dicegah, infeksi RSV pada ibu hamil juga bisa menyebabkan gangguan serius lain seperti kelahiran prematur, IUGR (janin tidak berkembang optimal), bahkan infertilitas akibat komplikasi sistemik.

Meski masih banyak masyarakat yang ragu terhadap vaksinasi selama kehamilan, penelitian global menunjukkan bahwa vaksin RSV aman dan efektif. 

Rekomendasi Untuk Anda

WHO sendiri telah merekomendasikan penggunaannya, terutama untuk populasi rentan.

Prof Dwiana menyayangkan masih adanya pandangan keliru di masyarakat soal vaksin. 

Ia menilai banyak yang justru lebih percaya pada informasi tidak terverifikasi dan menyepelekan perlindungan ilmiah yang sudah terbukti.

 

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas