Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

5 Hal yang Bisa Dilakukan Orang Terdekat Jika Melihat Seseorang Punya Niat Akhiri Hidup

Bunuh diri bisa dicegah. Lima langkah ini bantu orang terdekat yang sedang krisis mental agar tak merasa sendirian.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 5 Hal yang Bisa Dilakukan Orang Terdekat Jika Melihat Seseorang Punya Niat Akhiri Hidup
diaryofjemmy.blogspot.com
Ilustrasi 

Ringkasan Utama

Kasus bunuh diri aktor Nandi Juliawan menjadi pengingat pentingnya peran orang terdekat dalam mencegah keinginan mengakhiri hidup. Lima langkah pertolongan psikologis dapat dilakukan untuk mendampingi mereka yang sedang mengalami krisis mental.

 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Kabar duka datang dari dunia hiburan. Pemeran ‘Encuy’ dalam sinetron Preman Pensiun, Nandi Juliawan, meninggal dunia pada Sabtu (6/9/2025). Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan pihak kepolisian, pria berusia 32 tahun tersebut meninggal karena bunuh diri.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya kesadaran terhadap kesehatan mental, terutama di kalangan usia produktif.

Data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa lebih dari 1 miliar orang di dunia mengalami gangguan mental seperti kecemasan dan depresi. 

Sejak 2021, angka bunuh diri pada usia muda mengalami peningkatan signifikan.

Mengutip Pedoman Pertolongan Pertama Psikologis yang diterbitkan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), Middlesex University London, dan Center for Public Mental Health (CPMH), keinginan untuk mengakhiri hidup dapat dicegah.

Rekomendasi Untuk Anda

Orang terdekat memiliki peran penting dalam memberikan dukungan awal kepada individu dengan kecenderungan bunuh diri (OKBD).

Berikut lima langkah yang dapat dilakukan:

1. Persiapkan Diri dan Sikap

Kenali dan kendalikan pandangan pribadi tentang bunuh diri. Sikap yang terbuka dan tidak menghakimi dapat membuat individu merasa lebih diterima. Penting juga untuk menghormati latar belakang budaya dan agama mereka.

2. Pilih Waktu dan Tempat yang Tepat saat Bicara

Ajak bicara di tempat yang tenang dan privat, di mana mereka merasa aman untuk berbicara terbuka. Jika merasa tidak mampu menangani situasi, mintalah bantuan dari orang lain yang lebih siap.

Baca juga: Cacingan pada Anak, Kenali Gejala Sebelum Timbul Komplikasi Serius

3. Lakukan Pendekatan dengan Empati

Segera dekati jika ada tanda-tanda bahaya, meskipun hanya berupa kecurigaan kecil. Mulailah percakapan dengan menanyakan perasaan mereka dan dengarkan tanpa menghakimi.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas