Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Tidak Semua Ruam Kulit pada Anak Disebabkan Alergi Makanan

Gejala di kulit seperti eksim, ruam, atau bentol sering kali langsung dikaitkan dengan alergi makanan, padahal faktanya tidak selalu demikian.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Tidak Semua Ruam Kulit pada Anak Disebabkan Alergi Makanan
ISTIMEWA
Ilustrasi anak mengalami ruam kulit 

Kasus lain yang sering disalahartikan adalah urtikaria atau biduran. 

Banyak orang mengira setiap bentol pada kulit anak disebabkan alergi makanan, padahal penyebabnya bisa beragam.

“Urtikaria itu penyebabnya banyak, bisa alergi obat, pada anak sering sekali gara-gara infeksi, jadi kalau Bapak Ibu perhatikan, ada anak kalau demam, batuk-pilek, bentol," jelasnya. 

Makanan memang bisa menjadi pemicu, tetapi kasusnya jarang. 

Kecurigaan kuat baru muncul jika bentol timbul kurang dari satu jam setelah anak mengonsumsi makanan tertentu, dan menghilang setelah makanan itu dihentikan.

Sebaliknya, jika biduran berlangsung berhari-hari atau berminggu-minggu, kemungkinan besar bukan karena alergi makanan.

Untuk memastikan apakah anak benar-benar mengalami alergi makanan, dokter biasanya melakukan uji penunjang seperti skin prick test atau pemeriksaan darah untuk mendeteksi antibodi IgE spesifik.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, jika alergi dicurigai dimediasi oleh sel T, tes tersebut tidak berguna. 

Dalam kasus ini, diperlukan provokasi makanan terstruktur di bawah pengawasan dokter, bahkan sering kali harus dilakukan di rumah sakit.

Tes ini membantu mengonfirmasi diagnosis sehingga anak tidak salah ditangani. 

Dengan begitu, terapi bisa lebih tepat sasaran, baik berupa pengendalian gejala akut maupun penanganan jangka panjang.

Alergi makanan memang bisa berdampak besar pada kualitas hidup anak dan keluarga. 

Namun, langkah tergesa-gesa seperti melarang makanan tanpa diagnosis hanya akan merugikan.

Dr. Endah menekankan, kunci utamanya ada pada pemahaman dan keseimbangan.

Memperbaiki kulit anak dengan pelembab, menghindari faktor lingkungan, serta tetap memberikan makanan sesuai usia untuk mencegah alergi jangka panjang.

Dengan pemahaman yang tepat, orang tua bisa mendampingi tumbuh kembang anak secara sehat tanpa terjebak mitos seputar alergi makanan.

(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)

 

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas