Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Anak Demam Harus Mandi, Sangat Membantu Menurunkan Panas

Memandikan anak demam jauh lebih efektif menurunkan panas, ketimbang jika anak demam hanya dikompres.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Anak Demam Harus Mandi, Sangat Membantu Menurunkan Panas
pixabay.com
ILUSTRASI. 

Ringkasan Berita:
  • Anggapan memandikan anak saat demam memicu panas makin tinggi, ternyata mitos
  • Mandikan anak saat demam salah satu cara efektif untuk membantu menurunkan suhu tubuh
  • Ada aturan penting yang tidak boleh diabaikan saat memandikan anak demam

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sering terdengar di kalangan masyarakat anggapan jangan memandikan anak saat demam, nanti demamnya semakin tinggi.

Larangan memandikan anak saat demam telah menjadi mitos yang diyakini turun-temurun, sering kali menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran.

Dokter Spesialis Anak, dr. Rizky Amrullah Nasution, Sp.A, meluruskan miskonsepsi ini.

Menurutnya, memandikan anak saat demam tidak hanya diperbolehkan, tetapi justru menjadi salah satu cara efektif untuk membantu menurunkan suhu tubuh.

Baca juga: Influenza Tipe A Dominasi Kasus Flu di Indonesia, Demam Tinggi Jadi Gejala Khas

"Boleh banget, justru lebih bagus sebenarnya," kata dr. Rizky di Rumah Sakit Brawijaya Taman Mini, Jakarta Timur, baru-baru ini.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau kompres kan hanya di beberapa titik, tapi dengan memandikan, seluruh permukaan tubuh anak akan terkena air, sehingga pelepasan panas bisa lebih merata," lanjutnya.

Meski begitu, dr. Rizky menekankan ada aturan penting yang tidak boleh diabaikan. 

Kunci utamanya terletak pada suhu air yang digunakan.

Kesalahan fatal yang sering terjadi adalah menggunakan air dingin dengan harapan suhu tubuh anak akan cepat turun. Padahal, tindakan ini justru kontraproduktif.

"Gunakan air suam-suam kuku atau hangat dengan suhu sekitar 37 hingga 38 derajat Celsius, disesuaikan dengan suhu tubuh normal," jelasnya.

Air hangat berfungsi untuk membuka pembuluh darah di permukaan kulit (vasodilatasi), sehingga panas dari dalam tubuh dapat lebih mudah dilepaskan ke lingkungan. 

Sebaliknya, air dingin akan membuat pembuluh darah menyempit (vasokonstriksi) dan menyebabkan anak menggigil, yang justru akan mengunci panas di dalam tubuh dan berpotensi menaikkan suhu inti.

Adapun langkah yang tepat adalah siapkan air dalam bak mandi dengan suhu suam-suam kuku.

Mandikan anak seperti biasa, tidak perlu terburu-buru. Biarkan tubuhnya beradaptasi dengan suhu air.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas