Sering Lemas Padahal Sudah Kenyang, Cek Pola Makanmu
Banyak orang merasa sudah makan cukup, bahkan kenyang, tetapi tubuh tetap terasa lemas, cepat lelah, hingga sulit fokus beraktivitas.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang merasa sudah makan cukup, bahkan kenyang, tetapi tubuh tetap terasa lemas, cepat lelah, hingga sulit fokus beraktivitas.
Kondisi ini kerap dianggap sepele, padahal bisa menjadi tanda bahwa pola makan belum sesuai dengan konsep gizi seimbang.
Baca juga: Jangan Paksa Anak Makan! Review Susu Flyon Kids untuk Anak GTM, Benarkah Efektif atau Sekadar Tren?
Kepala Instalasi Gizi di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Siti Dharma Azizah, menjelaskan bahwa kenyang tidak selalu berarti tubuh mendapatkan zat gizi yang dibutuhkan.
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah makan hanya untuk menghilangkan lapar, bukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Kenyang Tapi Tetap Lemas, Apa Masalahnya?
Menurut Siti, konsep gizi seimbang menekankan pada kelengkapan zat gizi, bukan sekadar jumlah makanan.
“Konsep gizi seimbang tadi ya. Makanan yang mengandung komposisi dan gizi lengkap, sesuai dengan jenis, jumlah yang dibutuhkan, dan juga sesuai dengan usia kita ya. Kemudian juga sesuai dengan aktivitas,” ujarnya dalam talkshow kesehatan virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, kebutuhan gizi setiap orang berbeda.
Anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia memiliki komposisi dan jumlah asupan yang tidak sama.
Namun yang sering terjadi, banyak orang makan dengan pola yang itu-itu saja.
Akibatnya, meski perut terasa penuh, tubuh tetap kekurangan zat penting seperti protein, zat besi, dan serat.
Makan Asal Kenyang, Tubuh Tetap Kekurangan Gizi
Siti menyoroti kebiasaan makan yang terlalu didominasi karbohidrat dan lemak, tetapi minim protein dan serat.
Pola ini sering kali membuat seseorang mudah lelah, bahkan berisiko mengalami anemia.
“Nah, kita tuh makan tapi kok kayaknya masih lemes ya. Kemudian waktu diperiksa Hb-nya (hemoglobin) rendah. Nah, karena kita makan asal kenyang,” jelasnya.
Baca tanpa iklan