Tanda Katarak yang Sering Diabaikan
Salah satu alasan katarak sering terlambat ditangani adalah karena prosesnya yang berlangsung perlahan. Bahkan dalam hitungan tahun.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Willem Jonata
Selain faktor usia, katarak juga bisa dipicu oleh berbagai faktor lain.
Mulai dari paparan sinar ultraviolet, trauma pada mata, riwayat operasi mata, hingga penggunaan obat-obatan tertentu seperti steroid.
Kondisi kesehatan seperti diabetes dan obesitas juga berkontribusi terhadap risiko katarak.
Selain itu, kebiasaan seperti merokok dan konsumsi alkohol turut mempercepat proses kerusakan lensa mata.
Teknologi Operasi Kini Jauh Lebih Canggih
Kabar baiknya, penanganan katarak saat ini sudah jauh lebih maju. Teknologi operasi kini memungkinkan tindakan dilakukan dengan luka yang sangat kecil dan presisi tinggi.
“Pelayanan operasi katarak sekarang sudah high-tech sekali. Semuanya mainnya presisi,” ungkap dr. Amir.
Jika sebelumnya sayatan operasi bisa mencapai 15 mm, kini hanya sekitar 2,2 mm.
Hal ini membuat proses pemulihan lebih cepat dan risiko komplikasi lebih rendah.
Kesadaran terhadap gejala awal seperti silau menjadi sangat penting. Karena dalam banyak kasus, katarak berkembang secara diam-diam tanpa disadari.
Semakin cepat dideteksi, semakin besar peluang untuk menjaga kualitas penglihatan tetap optimal.
(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)