Sering Lihat 'Benang Terbang' di Mata? Ini Penjelasan Lengkap Dokter
Meski sering dianggap normal, ada kondisi tertentu di mana floaters harus segera diperiksakan ke dokter.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Willem Jonata
Pada kasus tertentu, floaters bahkan bisa menjadi tanda awal gangguan serius pada retina.
Tanda Bahaya yang Tidak Boleh Diabaikan
Meski sering dianggap normal, ada kondisi tertentu di mana floaters harus segera diperiksakan ke dokter.
“Jadi kalau misalnya ada floaters yang dirasa makin lama makin banyak, sampai menyebabkan penglihatannya ketutup tirai itu harus segera periksa ke dokter," jelasnya.
Selain itu, tanda bahaya lain yang perlu diwaspadai antara lain:
- Muncul kilatan cahaya seperti flash
- Penglihatan seperti tertutup tirai
- Floaters muncul tiba-tiba dalam jumlah banyak
Kondisi ini bisa mengarah pada ablasio retina atau lepasnya retina, yang berisiko menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani segera.
Untuk floaters ringan, biasanya tidak diperlukan pengobatan khusus. Kondisi ini bisa membaik dengan sendirinya atau tidak lagi terasa mengganggu karena adaptasi otak.
Namun, jika sangat mengganggu, ada tindakan medis seperti laser atau operasi yang bisa dilakukan, meski kasusnya jarang.
Sebagian besar pasien cukup dengan observasi dan pemantauan rutin untuk memastikan kondisi tidak berkembang menjadi lebih serius.
Jangan Remehkan Keluhan Mata
Floaters menjadi contoh nyata bahwa keluhan kecil pada mata tidak selalu bisa dianggap sepele.
Kesadaran untuk mengenali gejala dan memahami kapan harus ke dokter menjadi kunci utama menjaga kesehatan mata.
Pada akhirnya, bukan hanya soal melihat dengan jelas, tetapi bagaimana menjaga kualitas hidup tetap optimal tanpa gangguan yang sebenarnya bisa diantisipasi sejak awal.
(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)
Baca tanpa iklan