Nyeri Haid Sering Dianggap Sepele, Dokter Ungkap Risiko yang Jarang Disadari
Nyeri menstruasi yang berlebihan dapat mengarah pada Endometriosis—kondisi yang sering terlambat disadari karena gejalanya dianggap 'normal'
Penulis:
Eko Sutriyanto
Editor:
Erik S
Tak hanya itu, kurangnya aktivitas fisik juga dapat memperburuk kondisi. Lemak berlebih dalam tubuh diketahui dapat memengaruhi keseimbangan hormon, termasuk estrogen.
Baca juga: Benarkah Nyeri Haid Menghilang Saat Sudah Menikah? Begini Penjelasan Dokter
Karena itu, olahraga ringan secara rutin serta paparan sinar matahari yang cukup tetap dianjurkan, terutama untuk membantu produksi vitamin D secara alami.
Aria Verdin mengatakan, mengatasi nyeri haid tidak harus menggunakan obat namun bisa menggunakan alat dengan teknologi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation dan fungsi panas.
"Dengan menggabungkan teknologi Tens serta terapi panas memberikan rasa hangat dan efek relaksasi. Solusi ini bisa digunakan kapan saja ketika dibutuhkan dengan hanya butuh waktu maksimal 30 menit," kata dia.
Baca tanpa iklan