Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

7 Tanda Liver Mulai Bermasalah yang Sering Diabaikan, Waspada bagi yang Sering Begadang

Begadang dan makan berlemak picu gangguan liver, kenali tanda serta cara menjaga fungsinya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Andra Kusuma
zoom-in 7 Tanda Liver Mulai Bermasalah yang Sering Diabaikan, Waspada bagi yang Sering Begadang
Tribunnews.com
Gaya hidup modern picu gangguan liver, simak tanda-tanda dan cara menjaga fungsi hati tetap optimal. 
Ringkasan Berita:
  • Sering begadang? Kenali 7 tanda liver bermasalah dan cara menjaga kesehatan hati sejak dini.
  • Ciri-ciri penyakit liver sering diabaikan, terutama akibat begadang dan pola makan tinggi lemak.
  • Liver bermasalah bisa tanpa gejala awal, ini tanda dan tips menjaga kesehatan hati tetap optimal.

TRIBUNNEWS.COM - Gaya hidup modern membuat banyak orang tanpa sadar mengabaikan kesehatan organ penting dalam tubuh, salah satunya liver atau hati.

Kebiasaan seperti sering begadang, konsumsi makanan tinggi lemak, hingga kurangnya aktivitas fisik dapat memicu gangguan fungsi hati secara perlahan.

Padahal, liver memiliki peran vital dalam proses detoksifikasi, metabolisme, hingga penyimpanan nutrisi.

Baca juga: Pantangan Makan bagi Pengidap Perlemakan Hati atau Fatty Liver

Berdasarkan berbagai penelitian di bidang Hepatology, menjaga kesehatan hati sangat penting karena organ ini bekerja tanpa henti menyaring racun dari tubuh.

Jika fungsinya terganggu, dampaknya bisa merembet ke berbagai sistem tubuh lainnya.

Sayangnya, tanda-tanda awal gangguan liver kerap tidak disadari karena muncul secara perlahan dan sering dianggap sepele.

Berikut ini beberapa ciri-ciri penyakit liver yang perlu diwaspadai, terutama bagi Anda yang memiliki kebiasaan begadang:

Rekomendasi Untuk Anda

1. Mudah Lelah dan Lesu

Sering merasa lelah meski tidak melakukan aktivitas berat bisa menjadi sinyal awal gangguan hati.

Hal ini terjadi karena liver tidak mampu mengolah energi secara optimal.

2. Gangguan Pencernaan

Masalah seperti mual, perut kembung, hingga kehilangan nafsu makan bisa berkaitan dengan fungsi hati yang mulai menurun.

3. Perubahan Warna Kulit dan Mata

Kulit atau bagian putih mata yang menguning merupakan tanda klasik gangguan liver, yang dikenal sebagai penyakit kuning.

4. Urine Berwarna Gelap

Jika warna urine tampak lebih gelap dari biasanya, ini bisa menjadi indikasi adanya penumpukan bilirubin dalam tubuh.

5. Nyeri di Perut Bagian Kanan Atas

Area ini merupakan lokasi liver, sehingga rasa tidak nyaman atau nyeri bisa menjadi tanda adanya peradangan.

6. Berat Badan Naik Tanpa Sebab Jelas

Penumpukan lemak di hati atau fatty liver sering dikaitkan dengan pola makan tinggi lemak dan kurang gerak.

7. Mudah Mengantuk tapi Sulit Tidur Nyenyak

Gangguan fungsi hati juga bisa memengaruhi kualitas tidur, terutama bagi yang sering begadang.

Kebiasaan begadang menjadi salah satu faktor utama yang memperberat kerja liver.

Saat tubuh seharusnya beristirahat, hati justru dipaksa terus bekerja memproses racun.

Ditambah dengan konsumsi makanan berlemak tinggi dan kebiasaan buruk lain seperti merokok atau kurang minum air putih, risiko gangguan liver semakin meningkat.

Ilustrasi Fatty Liver
Ilustrasi Fatty Liver yang harus segera ditangani. (freepik.com)

Menurut Dr. Hasan, SpPD Fellow (Onk), gejala fatty liver sering kali datang tanpa tanda jelas di tahap awal.

Ia menyebutkan bahwa banyak pasien baru menyadari kondisinya setelah memasuki tahap lebih lanjut.

“Gejala fatty liver sering datang tanpa gejala di awal, sehingga penting menjaga kesehatan hati sejak dini. Suplemen herbal seperti Hepaherb bisa menjadi pendamping untuk membantu memelihara fungsi hati,” jelasnya.

Untuk itu, penting mulai menerapkan pola hidup sehat.

Mengurangi begadang, membatasi konsumsi makanan berlemak, rutin berolahraga, serta memperbanyak asupan air putih menjadi langkah sederhana yang bisa dilakukan.

Selain itu, konsumsi bahan alami juga dapat membantu menjaga kesehatan liver.

Salah satu produk herbal yang mulai banyak diperbincangkan adalah Hepaherb.

Produk ini diformulasikan oleh ahli herbal berpengalaman lebih dari 15 tahun, dengan kombinasi bahan alami pilihan yang dikenal baik untuk kesehatan hati.

Tidak perlu ragu untuk mengonsumsi produk ini karena sudah lolos uji Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta sudah mengantongi sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

4 Formulasi Premium Utama Hepaherb:

Andrographis Paniculata (Sambiloto) – dikenal memiliki efek anti-inflamasi yang kuat

Curcuma Domestica (Kunyit) - membantu proses detoksifikasi hati

Curcuma Xanthorrhiza (Temulawak) - mendukung perbaikan fungsi liver

Tamarindus Indica (Asam Jawa) - kaya akan antioksidan alami

Kombinasi bahan tersebut menjadikan Hepaherb sebagai salah satu alternatif alami untuk menjaga kesehatan liver di tengah gaya hidup modern.

Manfaat Utama Hepaherb

Membantu memelihara fungsi hati agar tetap optimal

Mendukung proses pemulihan penyakit seperti hepatitis dan penyakit kuning

Membantu metabolisme tubuh tetap stabil

Melawan radikal bebas berkat kandungan antioksidan

Menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh

Hepaherb hadir sebagai pendamping menjaga kesehatan hati dan melawan radikal bebas.
Hepaherb hadir sebagai pendamping menjaga kesehatan hati dan melawan radikal bebas. (Tribunnews.com)

Aturan konsumsi Hepaherb

Menjaga kesehatan hati: 2 kali sehari, masing-masing 1 kapsul

Terapi penyembuhan: 2 kali sehari, masing-masing 2 kapsul

Terapi kronis: 3 kali sehari, masing-masing 2 kapsul

Meski begitu, penting diingat bahwa suplemen hanyalah pendamping, bukan pengganti pola hidup sehat.

Jika tertarik dengan produk Hepaherb bisa membelinya melalui official storenya di Shopee.

Pola hidup boleh berubah, namun kesehatan hati tetap harus dijaga.

Dengan mengenali tanda-tanda awal gangguan liver dan mulai menerapkan gaya hidup sehat sejak sekarang, risiko penyakit serius dapat diminimalkan.

Jangan tunggu hingga gejala semakin parah, karena menjaga kesehatan hati adalah investasi jangka panjang bagi kualitas hidup. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas