Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Operasi Kelopak Mata Makin Tren, Ada Risiko di Balik Iming-iming Lebih Cantik dan Kencang

Operasi kelopak mata semakin populer karena bisa mengencangkan kerutan di area sekitar mata agar terlihat lebih muda. Padahal ada ancaman bahaya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Operasi Kelopak Mata Makin Tren, Ada Risiko di Balik Iming-iming Lebih Cantik dan Kencang
Shutterstock
KELOPAK MATA - Operasi kelopak mata semakin populer karena bisa mengencangkan kerutan di area sekitar mata agar terlihat lebih muda. Padahal ada ancaman bahaya. 

Namun tidak semua perlu operasi.

Pada kasus tertentu, tindakan hanya dilakukan bila ada gangguan fungsi.

Sementara kasus estetik murni merupakan pilihan pasien.

Kenapa Ekspektasi Pasien Harus Realistis?

Dokter Tri menjelaskan banyak pasien berharap hasil sempurna: simetris, cantik, sekaligus tanpa risiko.

Padahal anatomi setiap orang berbeda.

"Banyak pasien mengharapkan ketika di operasi hasilnya 100 persen bagus, 100 persen sempurna, 100 persen estetik dan fungsionalnya ada," ujarnya.

Karena itu komunikasi sebelum operasi sangat penting.

Fungsi Tetap Prioritas

Rekomendasi Untuk Anda

Dokter mata menilai fungsi dan estetika memang sulit dipisahkan.

Namun urutannya harus jelas.

"Saya sebagai dokter Mata akan mendahulukan manfaat atau fungsional dibanding hanya sekedar estetik saja," tegas dr. Tri.

Pesan ini penting terutama ketika operasi mata kini semakin mudah diakses. Sebab pada akhirnya, mata bukan hanya soal penampilan, tetapi organ yang menentukan kualitas hidup sehari-hari.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas