Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Siswa SMP di Mojokerto Cabuli 2 Bocah SD Sesama Jenis di Ladang Jagung, Terancam 15 Tahun Penjara

Meski terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara, pelajar SMP pelaku pencabulan homoseksual tersebut tidak ditahan.

Siswa SMP di Mojokerto Cabuli 2 Bocah SD Sesama Jenis di Ladang Jagung, Terancam 15 Tahun Penjara
Kompas.com/Ericssen
Ilustrasi pencabulan 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang siswa SMP berinisial MAY (12) diduga melakuakn pencabulan terhadap dua bocah SD di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Kini Polres Mojokerto sedang menangani kasus dugaan perbuatan asusila tersebut.

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno mengungkapkan, kasus itu melibatkan korban dan pelaku yang masih anak-anak.

Bentuk perbuatan asusila yang dilakukan pelaku, yakni mencabuli bocah sesama laki-laki.

Perbuatan itu dilakukan di sebuah ladang jagung.

Setyo mengungkapkan, sejak tiga hari lalu, pelaku sudah ditetapkan sebagai pelaku anak (sebutan tersangka untuk anak).

"Kami sedang menangani kasus itu (pencabulan). Tiga hari lalu sudah kita tetapkan statusnya," kata Setyo kepada wartawan, seusai meresmikan Samsat dan Satpan Ngopi Sanika Satyawada di Ngoro Persada Industri (NIP), Senin (4/11/2019).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ada dua korban dari siswa SMP tersebut.

Kedua korban adalah anak laki-laki dan saat ini duduk di bangku SD.

Antara korban dan pelaku tinggal di kampung yang sama di Kecamatan Mojoanyar.

"Sampai dengan saat ini, jumlah korbannya dua. Kami masih mendalami," kata Setyo.

Dalam menangani kasus ini, polisi mengacu pada UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak.

Meski terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara, pelajar SMP tersebut tidak ditahan. (Kompas.com/Moh. Syafii)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Siswa SMP Cabuli 2 Bocah SD di Ladang Jagung, Terancam 15 Tahun Penjara"

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Ifa Nabila
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas