Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Fremantle-Bali, Jalur Baru untuk Yachter Mancanegara Dibuka pada 2020

Destinasi wisata bahari Indonesia semakin oke saja. Semakin menjadi pilihan kapal-kapal layar mancanegara untuk melayari kepulauan Nusantara. Hal ini

Fremantle-Bali, Jalur Baru untuk Yachter Mancanegara Dibuka pada 2020
Kementerian Pariwisata
Hasil pertemuan Kemenpar dengan Yacht Clubs di Fremantle, Australia Barat telah tetapkan jalur pelayaran baru Fremantle-Bali pada 2020. 

Destinasi wisata bahari Indonesia semakin oke saja. Semakin menjadi pilihan kapal-kapal layar mancanegara untuk melayari kepulauan Nusantara. Hal ini diketahui setelah yacht asal Australia membuka jalur baru ke perairan Indonesia, yaitu jalur Fremantle-Bali.

Dengan demikian ada 3 pintu masuk kapal kapal yachts dari Australia menuju Kepulauan Nusantara. Dua yang lain adalah jalur Darwin-Kupang dan jalur Brisbane-Debut, Maluku.

Kabar menggembirakan ini datang dari Laksamana (Purn) Dr.Marsetio, Ketua Bidang Yachts & Cruise Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari, Kemenpar. Hasil pertemuannya dengan Yacht Clubs di Fremantle, Australia Barat telah menetapkan jalur pelayaran baru Fremantle - Bali pada tahun 2020, yang pada awalnya direncanakan akan diikuti sekitar 200-an kapal layar (yacht).

“Kita menggalakkan destinasi-destinasi wisata bahari yang baru. Kita angkat dan perkenalkan kepada wisatawan mancanegara. Kita harus melakukan hal tersebut. Karena, salah satu keunggulan wisata Indonesia ada di sektor bahari,” papar Indroyono Soesilo, Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata/Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kemenpar, Selasa (23/7).

Fremantle-Bali 2

Melalui Program Sail To Indonesia, yacht yang bertolak dari Darwin masuk ke Kupang. Sedangkan yang bertolak dari Brisbane masuk di Debut, Maluku. Sementara dari Fremantle masuk ke Bali.

Yachts tadi kemudian berlayar menyinggahi kepulauan Nusantara guna menikmati ragam budaya negara kepulauan ini selama,rata-rata, 60 hari.

Menurut Indroyono, Laksamana (Purn) Marsetio bersama Konjen RI untuk Perth, Dewi Tobing, telah melakukan pertemuan di Perth, Australia. Tujuannya untuk mempromosikan Fremantle-Bali Yacht Race 2020. Rencananya, event ini akan diikuti 220 sampai 240 yacht. Atau akan menjadi route rally terbanyak pengikutnya.

Fremantle Bali Yacht Race 2020 akan menempuh rute dari Bali ke Lombok, Labuan Bajo, Selayar, Pare-Pare, Toli-Toli dan Nunukan. Sekaligus lanjut ke Jepang sebagai rute baru. Sebagai pemanasan, Indonesia juga akan dimeriahkan dengan Sail to Indonesia.

“Sail to Indonesia dimulai 25 Juli. Rutenya, dimulai dari Debut, Maluku, menyusuri kepulauan Nusantara dan berakhir di Bintan pada Nov 2019,” paparnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat senang dengan semakin bertambahnya jalur baru yacht.

“Jalur baru ini membuat potensi wisatawan mancanegara yang hadir semakin banyak. Dan ini sangat membantu untuk merealisasikan target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara tahun 2019,” paparnya.(*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas