Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

One Day for Children, Mensos Sapa 8 Ribu Anak Indonesia Secara Virtual

Kementerian Sosial (Kemensos) RI melaksanakan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2020 melalui kegiatan Sehari Bersama Anak (One Day for Childre

One Day for Children, Mensos Sapa 8 Ribu Anak Indonesia Secara Virtual
Istimewa
Kementerian Sosial (Kemensos) RI melaksanakan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2020 melalui kegiatan Sehari Bersama Anak (One Day for Children), Kamis (23/7/2020). Meski digelar secara virtual lewat video conference, Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyatakan tetap semangat melakukannya. 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Sosial (Kemensos) RI melaksanakan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2020 melalui kegiatan Sehari Bersama Anak (One Day for Children), Kamis (23/7/2020).

Meski digelar secara virtual lewat video conference, Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyatakan tetap semangat melakukannya.

Menurutnya, peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2020 merupakan salah satu upaya untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa Indonesia.

Terutama dalam menjamin pemenuhan hak anak secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi.

Baca: Simpulan Berbagai Hasil Survei: Tren Kinerja Kemensos Terus Meningkat

Mensos menyapa sekitar 8.000 Anak seluruh Indonesia yang mengikuti melalui video conference.

Tema nasional HAN Tahun 2020 adalah “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. Sub tema yang diusung oleh  Kementerian Sosial RI adalah; Stop Kekerasan pada Anak, Pertemanan Positif dengan Teman Sebaya serta Anak Indonesia Sehat dan Gembira di Rumah.

Saat menyapa anak-anak, Mensos Juliari berpesan kepada anak-anak Indonesia untuk menjauhkan hal-hal buruk. "Jauhkan diri kalian dari rokok, pornografi, pergaulan yang tidak baik seperti geng motor," pesannya.

Baca: Riset Kemensos Terkait Bansos Tunai dan Sembako, Mensos: Riset Penting dalam Menyusun Kebijakan

Mensos Juliari membuka pikiran anak-anak dan orang tua bahwa masa depan Bangsa Indonesia ada di tangan anak-anak. Anak-anak menjadi generasi penerus bangsa yang perlu dilindungi sejak saat ini.

Selain itu, Mensos Juliari berpesan bahwa untuk mencapai kesuksesan tentu anak-anak harus patuh kepada orang tua.

Dalam acara ini, ada lima surat yang dikirimkan oleh anak-anak dari wilayah yang jauh dan perbatasan untuk Menteri Sosial. Surat-surat tersebut berasal dari Mimika; Kepulauan Meranti; Kefamenanu, Timur Tengah Utara, NTT; Sampang, Madura dan Aceh Timur.

berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas