Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Budidaya Lele Sistem Bioflok, Penopang Hidup Masyarakat Palangkaraya selama Pandemi

Menurut Dinas Kelautan dan Perikanan Kalteng, produk domestik bruto subsektor perikanan di Kalteng ini positif di tengah pandemi.

Budidaya Lele Sistem Bioflok, Penopang Hidup Masyarakat Palangkaraya selama Pandemi
dok. KKP
Budidaya ikan lele menggunakan sistem teknologi bioflok di Palangkaraya. 

Oleh karenanya, KKP terus memberikan stimulus, salah satunya berupa bantuan sarana dan prasarana untuk masyarakat agar bisa berbudidaya lele sistem bioflok.

“Bagi Pokdakan yang sudah mendapatkan bantuan harus bersyukur bisa mendapatkan bantuan sarana dan prasarana dan kami harap ini bisa dimanfaatkan, dioperasionalkan dan dirawat dengan baik sehingga bermanfaat bagi kita semua,” paparnya.

Karena memang, program budidaya ikan sistem bioflok merupakan salah satu program prioritas KKP yang akan terus dimasyarakatkan karena berbagai keunggulannya. “Bantuan kegiatan bioflok, merupakan suatu inovasi teknologi yang dilakukan melalui rekayasa lingkungan dengan mengandalkan suplai oksigen dan pemanfaatan mikroorganisme. Keterbatasan lahan dan air serta di tengah pandemi Covid-19 ini, ikan menjadi ketahanan pangan nasional bergizi sehingga kebutuhan kian meningkat untuk konsumsi, dan budidaya lele sistem bioflok ini merupakan salah satu alternatif usaha. Disamping itu, penggunaan pakannya lebih efisien,” ungkapnya.

Selain itu, Slamet berharap penguasaan teknologi budidaya bioflok ini bisa dirasakan dan meluas ke berbagai pelosok daerah. Ia akan terus mendorong Unit Pelaksana Teknis (UPT) DJPB untuk melakukan penyebaran teknologi bioflok.

Selain itu agar pembudidaya terus mendukung program-program pemerintah melalui penerapan CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik) dan CPIB (Cara Pembenihan Ikan yang Baik).

“Ke depan ini menjadi syarat mutlak untuk meningkatkan daya saing produk di pasar global. Sehingga teknologi bioflok juga akan terasa keuntungannya jika pembudidaya mengikuti kaidah cara budidaya ikan yang baik. Oleh karenanya saya berpesan kepada para pembudidaya di seluruh Indonesia, agar SOP, standar operasional prosedur, seperti memberi pakan, mengelola airnya diperhatikan dengan baik sehingga hasilnya bisa lebih maksimal,” tegasnya.

Selain program bantuan untuk sarana dan prasarana, KKP juga siap untuk memfasilitasi pinjaman modal melalui BLU LPMUKP yang memiliki bunga ringan sekitar 3%. Sehingga nantinya diharapkan bisa meningkatkan pendapatan kelompok anggota

“Bukan hanya bantuan sarana dan prasarana saja, KKP juga ada program prioritas pinjaman untuk pembudidaya dengan bunga ringan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalteng, Darliansjah mengatakan kunjungan Dirjen Perikanan Budidaya menjadi semangat untuk bersinergi dalam rangka membangun perikanan di Kalteng.

Apalagi, kunjungan tersebut sekaligus peluncuran dan penyaluran pinjaman atau pembiayaan BLU LPMUKP kepada 22 kelompok pelaku usaha kelautan dan perikanan Kalteng dengan nilai Rp 6 miliar, sehingga bisa menjadi penguatan modal pelaku usaha perikanan di Kalteng.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas