Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kementan Beri Bantuan Prasarana dan Sarana Pertanian Bangka Selatan

Bantuan berupa alat mesin pertanian (Alsintan), rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT), optimasi lahan, dan pembangunan embung.

Kementan Beri Bantuan Prasarana dan Sarana Pertanian Bangka Selatan
Istimewa
Kementerian Pertanian (Kementan) secara aktif melakukan upaya modernisasi pertanian dengan pengembangan teknologi pertanian, mulai dari perbenihan, cara tanam, perhitungan pola tanam berbasis IT, hingga mekanisasi. Pertanaman dan panen komoditas utama seperti padi dan jagung secara khusus dikembangkan pemanfaatan mekanisasi dengan alat mesin pertanian (alsintan) modern. 

TRIBUNNEWS.COM - Pertanian Kabupaten Bangka Selatan mendapat bantuan prasarana dan sarana pertanian dari Kementerian Pertanian. Bantuan berupa alat mesin pertanian (Alsintan), rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT), optimasi lahan, dan pembangunan embung.

Penghargaan kegiatan perbengkelan alsintan, berupa 1 unit Combine Harvester kepada UPJA Marga Jaya Desa Rias, bantuan rehabilitasi jaringan irigasi rersier Desa Rias dan Desa Batu Betumpang, bantuan optimasi lahan rawa seluas 100 Ha Desa Gudang, bantuan optimasi lahan rawa seluas 200 Ha di Desa Fajar Indah serta bantuan embung pertanian Desa Serdang.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, bahwa distribusi bantuan sudah dilakukan sejak pemerintah menetapkan darurat COVID-19.

"Di samping itu, kami juga mengakselerasi produksi pertanian, khususnya melalui kegiatan padat karya seperti perbaikan sarana irigasi, gerakan tanam, pengendalian OPT dan panen. Semuanya mempekerjakan tenaga kerja yang kehilangan penghasilan akibat dampak ekonomi dari pandemi ini," ujar Mentan SYL, Selasa (30/3/2021).

Mentan SYL mengatakan, saat ini sektor pertanian memiliki banyak komponen pendukung yang peranannya sangat vital terahadap kemajuan pertanian.

“Nah, sarana dan prasarana pertanian ini menentukan dalam peningkatan produksi pertanian yang diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan petani,” kata Mentan SYL.

Menurut Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy, beberapa program yang mendukung sarana ini antara lain berupa pengembangan dan pengelolaan air, sistem pembiayaan usaha, sistem mekanisasi, fasilitasi penyediaan pupuk bersubsidi dan pendaftaran maupun pengawasan.

“Program itu sangat berdampak positif bagi peningkatan produk hingga kesejahteraan petani. Tercatat adanya peningkatan IP lahan persawahan sebanyak 0,5 di wilayah yang mengalami perbaikan irigasi,” katanya.

Selain itu, para petani juga merasa aman dalam melakukan produksi karena pemerintah sudah menyediakan layanan asuransi pertanian yang mampu menggenjot potensi lahan penghasil padi baru melalui optimasi lahan rawa di beberapa wilayah.

“Secara nyata program tersebut telah memberi dampak terhadap peningkatan IP (Indeks Pertanaman), penambahan luas baku lahan, penambahan luas tambah tanam, perlindungan usahatani, dan peningkatan produktivitas,” ujarnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas