Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Golkar Bentuk Satgas Penegakan disiplin PROTOKOL Covid 19 Pilkada

Airlangga Hartanto juga mengatakan kader Golkar harus turut memastikan agar kluster Pilkada tidak terjadi.

Golkar Bentuk Satgas Penegakan disiplin PROTOKOL Covid 19 Pilkada
Partai Golkar

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menugaskan sayap organisasi Golkar, yaitu AMPG dan KPPG untuk menjadi Satgas COVID-19. Mereka ditegaskan untuk ikut serta menjaga dan mengawasi jalannya protokol kesehatan secara disiplin bagi pasangan calon (Paslon) yang diusung Partai Golkar yang maju di Pilkada 2020 ini.

“Partai Golkar harus menjadi contoh disiplin dan mendorong partisipasi pemilih dalam Pilkada 2020 agar bisa lebih banyak, “ ujar Airlangga dalam rapat bersama seluruh pimpinan DPD Partai Golkar seluruh Indonesia yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020 secara virtual, Senin (14/7/2020).
Dalam rapat virtual yang dihadiri 34 DPD 1 dan 270 DPD Kabupaten/ kota yang akan mengikuti Pilkada 2020, Airlangga juga menegaskan jika para paslon harus bisa mematuhi semua protokol kesehatan.

Selain itu, masa dua setengah bulan dalam kampanye Pilkada harus benar-benar dilaksanakan dengan kedisiplinan tingkat tinggi. “Jika tidak disiplin, maka Pilkada ini akan menjadi pukulan bagi kita semua,” ungkap Airlangga..

Airlangga Hartanto juga mengatakan kader Golkar harus turut memastikan agar kluster Pilkada tidak terjadi. Airlangga meminta agar semua pengurus Golkar di tingkat daerah untuk menjadi contoh bagi masyarakat dan ikut mengkampanyekan program pemerintah dalam melawan Covid-19 yaitu 3M; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci tangan.

Pemerintah bersama penyelenggara pemilu (KPU) sejak awal sudah menetapkan untuk menggelar pilkada serentak di 270 daerah pada 9 Desember mendatang. Pada masa ini pandemi Covid-19 diprediksi belum reda. Namun jangan sampai malah menimbulkan penambahan pasien baru dalam jumlah besar.

"Tahapan krusial dari pilkada tentunya adalah tahap kampanye. Maka saat ini pola kampanye dengan pengerahan massa yang besar sudah tidak relevan lagi, terutama pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang,” kata Airlangga.

Berdasarkan data KPU Partai Golkar pada Pilkada 2020 ini memasukkan kandidat Calon Kepala Daerah terlengkap di 270 daerah.

Menko Perekonomian itu pun meminta kepada kader-kader partai di daerah yang menggelar pilkada untuk berinovasi dalam strategi kampanye untuk menarik suara masyarakat. Ia juga meminta kader untuk inovatif dalam menyampaikan programnya disertai dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

"Micro campaign dan door to door campaign serta pemanfaatan media dan IT harus menjadi pertimbangan utama," jelasnya.
Airlangga mengingatkan kembali kepada peserta rapat, bahwa Partai Golkar menargetkan 60 persen kemenangan dalam gelaran pilkada nanti. "Tolok ukur keberhasilan suatu partai politik adalah kemenangan. Arti kemenangan bagi Partai Golkar sangat penting dan strategis," tegasnya.

Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas