Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Apakah Puasa Syawal Harus 6 Hari Berturut-turut? Bolehkah Ada Jeda? Ini Penjelasan Buya Yahya

Berkenaan jumlahnya yang 6 hari, apakah puasa Syawal harus dilakukan secara berturut-turut? Bolehkah ada jeda?

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Fitriana Andriyani
zoom-in Apakah Puasa Syawal Harus 6 Hari Berturut-turut? Bolehkah Ada Jeda? Ini Penjelasan Buya Yahya
cheapumrahpackage.us
Berkenaan jumlahnya yang 6 hari, apakah puasa Syawal harus dilakukan secara berturut-turut? Bolehkah ada jeda? 

TRIBUNNEWS.COM - Idul Fitri menandakan berakhirnya bulan Ramadan, berganti bulan Syawal.

Dengan demikian berakhirnya Ramadan, umat Islam tak lagi menunaikan ibadah puasa wajib, termasuk tak lagi mendapatkan keutamaannya.

Namun di bulan Syawal ini, umat Islam bisa menunaikan puasa Syawal selama 6 hari yang bersifat sunnah.

Puasa Syawal memiliki keutamaan yang luar biasa, yakni setara dengan puasa setahun penuh.

Keutamaan puasa Syawal disebutkan dalam hadits Abu Ayyub Al-Anshari r.a., Nabi Saw.,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim, no. 1164).

Rekomendasi Untuk Anda

Berkenaan jumlahnya yang 6 hari, apakah puasa Syawal harus dilakukan secara berturut-turut?

Bolehkah ada jeda hari dari satu puasa dengan puasa selanjutnya?

Buya Yahya dalam ceramah yang diunggah di kanal Youtube Al-Bahjah TV menjawab pertanyaan serupa dari jamaah.

Halaman Selanjutnya >>

Sumber: Tribun Ambon
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas